Reportase : Yuyi Rohmatunisa
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman
KOTA SERANG | Kabarexpose.com —
Mantan Ketua DKM Masjid Agung Ats-Tsauroh periode 2021-2024, H. Ma’mun Syahroni, memberikan apresiasi atas keberhasilan pelantikan kepengurusan baru DKM untuk periode 2025-2028 yang berlangsung lancar dan aman. H. Ma’mun Syahroni menekankan pentingnya kontinuitas program kerja serta penyempurnaan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan dalam pengelolaan masjid yang menjadi ikon Kota Serang.
“Alhamdulillah, pergantian kepengurusan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Serang, KH. Embay Mulyasarief selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan, serta H. Sanwani selaku Ketua Yayasan, dan tentunya kepada para Kasepuhan alim ulama, masyarakat Kota Serang, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada kami,” ujar H. Ma’mun Syahroni dalam wawancara kepada wartawan, pada Kamis (16/1/2025).

Selama masa jabatannya, H. Ma’mun Syahroni memimpin berbagai program kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas di Masjid Agung Ats-Tsauroh. Meski demikian, ia juga menyadari adanya kekurangan dalam pelaksanaannya.
“Saya menyadari banyak kekurangan dan kelemahan dalam kepemimpinan. Kami belum mampu memberikan pelayanan yang sempurna, namun berusaha sebaik mungkin. Yang sempurna hanyalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Semoga ada kebajikan yang bisa diteruskan dan disempurnakan oleh pengurus yang baru,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar pengurus yang baru dapat melanjutkan dan mengembangkan program-program yang telah digagas sebelumnya, serta memperbaiki segala hal yang belum maksimal.
“Harapan agar apa yang sudah digagas dapat dilanjutkan dan ditingkatkan lebih baik. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkot Kota Serang, MUI Kota Serang, Kementerian Agama Kota Serang, serta seluruh organisasi Islam yang telah mendukung program,” tambahnya.
H. Ma’mun Syahroni mengungkapkan keinginannya agar Masjid Agung Ats-Tsauroh dapat terus menjadi simbol kebanggaan Kota Serang, bahkan Provinsi Banten. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.
“Semoga masjid ini bisa menjadi ikon yang lebih besar, tidak hanya untuk Kota Serang, tetapi juga Provinsi Banten. Mohon ma’af atas segala kekhilafan dan kekurangan, Semoga Allah mengampuni dan masyarakat dapat memahaminya,” tutup H. Ma’mun Syahroni.












