Serang | KABAR EXPOSE.com –
Hilangnya 5 jurnalis dan 3 kru kapal saat melakukan reportase aktivitas Anak Gunung Krakatau (GAK) di Selat Sunda hingga kini masih menjadi misteri, pada Jum’at (18/9/2026).
Setelah 10 hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menghentikan operasi. Namun keberadaan 8 orang tersebut belum juga diketahui rimbanya.
Menanggapi insiden itu, Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Serang, Alex “Alifan” Dongker, menyampaikan rasa prihatin mendalam.
“Kami dari KWRI Kabupaten Serang ikut prihatin dan sekaligus mendo’akan para pejuang pers tersebut,” ujar Alifan kepada wartawan, pada Jum’at (18/9).
Ia juga menyampaikan pesan kepada keluarga korban agar tetap tabah dan tawakal dalam menghadapi musibah ini.
“Pihak keluarga korban agar tabah dan tawakal, karena semua ini adalah kehendak Allah SWT,” katanya.
Alifan berharap keberadaan para korban segera ditemukan. Menurutnya, meskipun operasi pencarian resmi dihentikan, Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pemantauan di perairan Selat Sunda.
Alaex berharap ke depan keselamatan para jurnalis agar lebih diprioritaskan. Termasuk pula perlunya kelengkapan dan SOP saat melakukan reportase bencana di lapangan. Hal ini guna menghindari terjadinya preseden buruk terhadap jurnalis. (Hrz/Red).












