Banjir Melanda Sejumlah Pemukiman di Kota Serang, Budi Rustandi Terjun ke Lokasi

0
17

Redaktur : Nono.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

Kota Serang | KABAR EXPOSE.com —-

Pantauan BPBD cuaca dan situasi sementara di wilayah Kota Serang, Provinsi Banten, pada Kamis (18/12/2025), sejumlah wilayah dilanda banjir. Wali Kota Serang, Budi Rustandi, terjun langsung ke lokasi terdampak banjir di sejumlah titik.

Adapun pemantauan melalui BMKG dan pemantauan informasi kebencanaan melalui Media Sosial, serta Call Center BPBD, kondisi cuaca Kota Serang, terpantau hujan ringan.

Melalui monitoring wilayah yang sering terdampak bencana, menurunkan personil dan alat, asesment banjir dan asesment cuaca exstrem (rumah roboh) dan melakukan pendataan untuk wilayah yang terdampak.

Adapun,kejadian bencana hari ini.yang berlokasi di lingkungan Rujak Beling RT,017,RW,00 Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, ketinggian air mencapai.15-20 cm yang terdampak 21 unit rumah,21 kk dan 65 jiwa.

Selanjutnya, di lingkungan Kendal RT,009,RW,003 ketinggian air 40 Cm yang terdampak 58 unit rumah, 58 KK dan 180 jiwa, lingkungan Rujak Beling dan Kendal yang masih tergenang saat ini ada diwilayah pemerintahan Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Berikutnya lingkungan Tanggul Jaya RT,006,RW,014.Kelurahan Banten, ketinggian air mencapai 25 sampai dengan 30 Cm. Sedangkan rumah warga yang terdampak mencapai 29 unit, 35 KK dan 116 jiwa.

Untuk Kecamatan Cipocok Jaya, yang terdampak di komplek Untirta Permai RW,007,Kelurahan Banjar Agung, ketinggian air 30-50 Cm, dampak kejadian 78 unit rumah, 83 KK dan 247 jiwa.

Komplek Grand Sutra.RW,014.Kelurahan Panancangan, dengan ketinggian air 30-80 Cm, 470 rumah, 570 KK dan 2.483 jiwa yang terdampak.

Di wilayah Kecamatan Walantaka yakni Komplek Grand Sutera.Blok D1-D8 RT/RW sampai dengan 00/09 Kelurahan Teritih, dengan ketinggian air 30-70 Cm,150 rumah, 170 KK dan 425 jiwa terdampak, sampai saat ini air masih menggenangi wilayah tersebut di atas.

Cuaca ekstrem terjadi di Kecamatan Taktakan yang berdampak pada rumah warga atas nama.Duriyah, di.lingkungan Legok Assalam RT,001,RW,011,Kelurahan Taktakan,yang dihuni oleh 1 KK/3 jiwa yang mengalami kerusakan diruang tengah dan kamar mandi.

Begitu juga di lingkungan Cimoyan RT,001,RW,011 Kelurahan Sepang, dampak kejadian rumah milik Hamrah, yang dihuni 1 KK/4 jiwa mengalami kerusakan dibagian dapur dan kamar mandi.

Tidak jauh berbeda, rumah milik Juli,yang beralamat di lingkungan Kedaung RT,002/009.Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, rumah yang dihuni 1 KK/4 jiwa rumah mengalami kerusakan dibagian dapur.

Masih dampak cuaca ekstrem,di Kecamatan Kasemen, tepatnya di lingkungan Karang Kayen RT,013,RW,014.Kelurahan Terumbu,.yang dihuni 2 KK/5 jiwa rumah milik Marjuki, mengalami kerusakan dibagian ruangan tamu dan kamar.

Berbeda yang terjadi di lingkungan Magersari.RT,005/005 Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Serang,1 pohon tumbang dan di jalan Nambo nyalah di lingkungan Ciuni Cinangka RT,004/001 Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, sebelum berita ini diterbitkan masih dalam penanganan.

Terjadi juga longsor dilingkungan Cikoak, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan kejadian pada pukul 08:00 WIB, pada Kamis (18/12/2025).

Total keseluruhan.942 KK,3.532 jiwa, 806 rumah terendam dan 15 jiwa mengungsi untuk fasilitas sosial dan fasilitas umum tidak ada. Kejadian banjir 6 kejadian kejadian cuaca ekstrem (rumah roboh) 4 kejadian dan pohon tumbang 2 kejadian ditambah 1 kejadian longsor.

Hasil monitoring, Kecamatan Serang, alamat kalau Cibanten (Jembatan Kidemang) Kelurahan Unyur dan Kali Padma Raya Kelurahan Serang, kondisi saat ini adanya peningkatan debit air.

Kecamatan Walantaka,Kali Nyapah, Kelurahan Nyapah kondisi saat ini relatif aman walaupun ada peningkatan debit air.Kecamatan Kasemen, Kali Banten, kondisi saat ini adanya peningkatan debit air serta arus yang deras.

Untuk di Kecamatan Cipocok Jaya, Kali KSB Kelurahan Banjar Agung, adanya peningkatan debit air namun relatif aman.

Dihimbau masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Bagi masyarakat yang bermukim di daerah rawan bencana.

Bagi pengguna jalan yang melintas di daerah rawan longsor dan pohon tumbang untuk selalu berhati-hati.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini