Tangsel | KABAR EXPOSE.com —
Kepala Unit 2 Subdit Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Yulianto Timang terluka saat menggerebek gudang produksi uang palsu di Setu, Tangerang Selatan, Jumat (21/8/2026) malam.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Victor Dean Mackbon mengatakan, Yulianto terluka setelah terkena pecahan kaca saat penggerebekan yang berlangsung di kawasan industri Taman Tekno BSD.
“Kompol Yulianto mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat kegiatan penggerebekan,” kata Victor dalam keterangan tertulis, pada Minggu (23/8/2026).
Kendati terluka, Yulianto tetap mengikuti proses penggerebekan hingga selesai.
“Namun, yang bersangkutan tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas. Ini merupakan bagian dari risiko yang dihadapi anggota ketika melakukan penegakan hukum di lapangan,” ujar Victor.
Setelah penggerebekan, Yulianto dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan dan mendapat perawatan. Baca juga: Jaringan WN India Olah 30 Kg Emas Ilegal Per Hari, Nilainya Hampir Rp 3 T Per Bulan Untuk diketahui, dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam produksi uang palsu.
Polisi juga menyita 360.000 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000. Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+ Selain itu, penyidik mengamankan sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk memproduksi uang palsu, seperti mesin cetak empat warna, mesin potong dan printer. Baca juga: Terbongkarnya Pabrik Uang Palsu Rp 36 Miliar di Tangsel..
Adapun barang bukti lainnya yakni mesin pembuat plat film, mesin UV, tinta, plat cetak, laptop, telepon seluler, dan bahan baku kertas. Victor mengatakan, penyidik masih memeriksa keempat orang yang ditangkap untuk mengungkap keterlibatan masing-masing dalam kasus tersebut.
“Kami akan terus mendalami rangkaian perkara ini berdasarkan barang bukti dan hasil pemeriksaan. Setiap pihak yang terbukti terlibat akan ditindaklanjuti sesuai fakta penyidikan,” kata Victor. (Hrz/Red).












