Serang | KABAR EXPOSE.com —
Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0602/Serang kembali menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Bertempat di Kantor Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Selasa (24/2/2026).
Satgas menggelar kegiatan penyuluhan edukasi mitigasi bencana yang dihadiri oleh puluhan warga dan perangkat desa setempat.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif ini menghadirkan Dr. Isti Rusdiyanti, M.Pd., seorang akademisi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Kota Serang, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya,
Dr. Isti menekankan pentingnya pemahaman akan karakteristik bencana yang mungkin terjadi di wilayah Kecamatan Cikeusal, seperti angin puting beliung, longsor, dan banjir, serta langkah-langkah strategis yang harus dilakukan masyarakat sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Para peserta terlihat antusias mengikuti penyuluhan yang dikemas dengan metode partisipatif tersebut. Mereka tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga diajak berdiskusi mengenai potensi kerawanan di lingkungan masing-masing serta cara sederhana melakukan evakuasi mandiri.
Dr. Isti juga memberikan simulasi singkat mengenai penyelamatan diri dan pertolongan pertama pada korban, yang langsung dipraktikkan oleh warga dengan penuh semangat.
Dansatgas TMMD Ke-127 Kodim 0602/Serang Kolonel ATM Oke Kistiyanto melalui salah satu perwiranya Lettu Kav Asep Agus Salim menyampaikan bahwa kegiatan non-fisik seperti penyuluhan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program TMMD.
“Kami ingin membangun ketahanan masyarakat, tidak hanya secara fisik melalui pembangunan jalan atau jembatan, tetapi juga ketahanan dalam menghadapi potensi bencana. Dengan pengetahuan yang cukup, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan mampu meminimalisir risiko,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Pemerintah Desa Sukamenak menyambut baik inisiatif dari Satgas TMMD ini. Kepala Desa Sukamenak berharap ilmu yang didapatkan dapat disebarluaskan kepada keluarga dan tetangga, Sehingga tercipta lingkungan yang tangguh dan siaga bencana.
Kegiatan penyuluhan ini pun ditutup dengan foto bersama antara pemateri, anggota satgas, dan seluruh warga yang hadir, sebagai simbol sinergitas TNI dan rakyat dalam membangun negeri. (Hrz/Red).












