Reportase : Nono / Ujang Sutisna.
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.
Serang | KABAR EXPODE.com
Sarmi (62), warga Kampung Ranca Gede RT 009/RW.005 Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, saat ini kondisi rumahnya nyaris roboh.
Pasalnya, rumah yang ia tempati seorang diri itu sudah berumur tidak jauh berbeda dengan usia Sarmi lebih dari 60 tahun, Kendati demikian, rumah tersebut sempat direnovasi tepatnya 15 tahun silam.

Ia hidup sebatang kara tanpa ada suami dan anak. Hanya kerabat dekat yang tak jauh rumahnya yang kerap membantu Sarmi. Termasuk pula Ketua RT setempat. Untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makan ia haris bekerja banting tulang secara serabutan. Hal
itu pun jika ada orang yang menyuruh ketika musim tanam dan panen padi.
Hasil pantauan awak media di lokasi kejadian tampak hadir Pj. Kepala Desa Damping, Ahmad Hady Alfazri, S.Pd.I, Kaai Kesos Kecamatan Pamarayan, Herman, S.Pd, Kasi Tapem, Tajudin SE, Satpol PP, Udin, Babinsa Koramil 0602-29/Pamarayan, Sertu Saepudin, Kasi Penerintahan, Fathul Huda Yuqrom dan Ketua RT setempat.
Ketua RT, Sahran, di lokasi robohnya rumah Sarmi mengatakan, dengan adanya kejadian robohnya rumah Mak Sarmi, dirinya sangat berharap untuk segera dibantu dan dibangun rumahnya agar segera bisa ditempati lagi dengan nyaman dan aman.
Masih menurut Sahran, pihaknya memaparkan kronologis kejadian robohnya rumah Sarmi, Menurut ia, sebelum kejadian dari mulai hari Jum’at, wilayah Kecamatan Pamarayan diguyur hujan lebat sampai dengan hari ini tepatnya satu minggu dan pada pukul 5:00 WIB, terjadi robohnya rumah Sarmi.
Sementara itu, Pj. Kepala Desa Damping, Ahmad Hady Alfazri, saat diwawancara di lokasi rumah Sarmi, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warganya. Dirinya berharap kepada dinas/instansi terkait seperti Dinaoa, Perkim, dan Baznas Kabupaten Serang, agar warga yang terkena musibah rumahnya roboh dan banjir yang saat ini sedang melanda wilayah Kecamatan Pamarayan, bisa segera teratasi. Saya sangat keprihatin atas musibah yang terjadi di saat ini.
Lebih lanjut Pj. Kades. menguraikan, adapun yang terdampak banjir saat ini diantaranya, di Kampung Poponcol, Bojong Sentul dan Kampung Muncel l, Desa Damping dan desa tetangga Pamarayan.
“Semoga banjir cepat surut. Karena di desa tetangga seperti yang saya ketahui di Desa Pamarayan banjir sudah mulai masuk ke sebagian rumah warga dan merusak lahan pesawahan. Sehingga mengancam gagal panen bagi para petani yang ada di wilayah Kecamatan Pamarayan,” bebernya
Diakhir wawancaranya Pj. Kades, menambahkan, dengan adanya kejadian rumah warga yang nyaris roboh lantaran faktor alam dan fisik. Selain itu, bangunannya juga sudah rapuh,
“Semoga banjir yang tengah terjadi segera bisa ditangani dan saya mendorong kepada dinas dan instansi terkait khususnya Pemerintah Kabupaten Serang, supaya segera mendapatkan penanganan agar musibah bisa teratasi dan ditangani dengan baik,” pungkas Pj. Kades Damping.












