Reportase : Sukardi / Antoni.
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.
SERANG | Kabarexpose.com —
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan warga Desa Damping angkat bicara terkait akses jalan yang ada di wilayah Pemerintahan Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, pada Jum’at (25/7/2025).
Anggota BPD Desa Damping, Sulaeman, dalam keterangannya kepada awak media, menjelaskan, akses jalan yang panjangnya lebih dari 1 Km, dimana keberadaannya ada di wilayahnya dan status jalan tersebut merupakan akses jalan Kabupaten.

Kondisi jalan tersebut sekarang mengalami rusak parah dan sudah berlangsung lama, Jalan yang terjal dengan sisa-sisa batu yang tajam dan berlubang. Celakanya, ketika musim penghujan toba, jalan tersebut berubah seperti aliran sungai.
Pasalnya, selain jalan yang sudah rusak parah tanpa adanya akses buangan air di kiri dan kanannya. “Karena sudah tertutup dengan lumpur dan tanah.Tak ayal, hal ini menjadi kendala bagi pengguna jalan, baik itu pejalan kaki maupun pengguna kendaraan roda dua dan empat,” ucap Sulaeman.
“Masyarakat Desa Damping,sangat tergantung dengan akses jalan tersebut, Ini merupakan akses vital dan penghubung Desa Damping, Wirana dan Pudar. Bahkan akses jalan ini juga menjadi penghubung ke Desa Sangiang dan Pamaryan,”ucap Sulaeman.
Menurut ia, selain menjadi kendala dan menghambat untuk kelancaran perekonomian di Desa Damping dan sekitarnya ini juga merupakan kebutuhan bagi kami masyarakat. Kami berharap infratruktur jalan bisa dilewati dengan nyaman dan aman dalam menjalankan aktivitas keseharian.
“Sedangkan untuk aktivitas warga, ada yang kesehariannya pedagang yang hampir mencapai 30 %, dan sisanya karyawan swasta, pelajar dan petani. Untuk hasil panen para petani saja dengan fisik jalan seperti ini menjadi kendala ketika mereka akan menjual hasil panennya,”ujar Sulaeman.
Masih menurut Sulaeman, dirinya yang mewakili warga sangat berharap kepada Bupati Serang, maupun instansi terkait agar akses jalan ini bisa secepatnya terealisasi dan dibangun. Supaya baik’hasil panen dari kebun maupun pertanian para petani bisa lebih cepat diangkut dan menjualnya,” ujarnya.
“Dan ini juga merupakan bentuk dukungan kami masyarakat dengan adanya Program Pemerintah yaitu’Koprasi Desa Merah Putih.Kami merasa senang dengan adanya program tersebut walaupun baru mulai dilaksanakan,” ujarnya.
Akan tetapi, dengan adanya infratruktur jalan seperti ini setidaknya ini bisa saja menjadi penghambat untuk kelancaran program tersebut. Apalagi jalan yang rusak parah tepat di depan kantor Desa Damping, “Saya memohon kepada Pemerintah Kabupaten Serang, agar cepat merespons keluhan masyarakat Desa Damping,” tandasnya.
“Kami akan terus mendukung program-program pemerintah dan kami juga berharap apa yang menjadi harapan masyarakat pun bisa segera terealisasi dn yang salah satunya akses jalan,” tukas Sulaeman.












