Reportase : Yuyi Rohmatunisa
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman
SERANG | Kabarexspose.com —
Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Serang, tepatnya di Desa Tenjoayu, Kecamatan Tanara, pada Selasa malam (04/02/2025) sekitar pukul 21:11 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian menyebabkan kerugian di taksir sekitar Rp.20 juta lebih.
Sekretaris Desa Tenjoayu, yang memberikan keterangan peristiwa iti. “Kebakaran ini diduga akibat konsleting listrik yang terjadi di sebuah ruko milik Ibu Arsinah, seorang ibu rumah tangga berusia 65 tahun,” jelasnya.

Pada kejadian itu, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Sektor Tanara BPBD Kabupaten Serang segera melakukan tindakan. “Kami menerima laporan pada pukul 21:18 WIB, dan langsung bergegas mengirimkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran,” terang Herman.
Setibanya di lokasi pada pukul 21:28 WIB, petugas pemadam kebakaran langsung berusaha memadamkan api yang telah membakar sebagian besar bagian ruko. “Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan pada pukul 22:03 WIB, dan kami kembali ke pos pada pukul 23:30 WIB tanpa ada korban jiwa,” jelas petugas DAMKAR yang bertugas malam itu.
Menurut keterangan petugas dari Polsek setempat, tidak ada korban jiwa dalam insiden. Namun, bagian ruko mengalami kerusakan sedang. “Dampak kerusakan tidak terlalu parah, namun cukup merugikan bagi pemilik,” ujar Kapolsek Tanara.
Terkait penyebab kejadian, Sekretaris Desa Tenjoayu menambahkan bahwa konsleting listrik memang sering menjadi penyebab kebakaran di wilayah ini. “Kami selalu mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dengan instalasi listrik di rumah mereka,” ungkapnya.
Penanganan kebakaran juga melibatkan masyarakat setempat, serta pihak desa, Polsek, dan Koramil Tanara. “Kerjasama antara warga dan pihak berwenang sangat baik, sehingga kebakaran dapat segera ditangani,” terang Kepala Desa Tenjoayu.
Kejadian ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah mereka agar kejadian serupa tidak terulag, tutupnya.












