https://www.fapjunk.com https://pornohit.net london escort london escorts buy instagram followers buy tiktok followers
Saturday, February 24, 2024
Home Sosok Husein Djajadiningrat, Kelahiran Kramatwatu Profesor Pertama di Indonesia

Husein Djajadiningrat, Kelahiran Kramatwatu Profesor Pertama di Indonesia

Editor : Hairuzaman.

SERANG – Kabarexpose.com —

Adalah Husein Djajadiningrat (Pangeran Aria Husein Djajadiningrat) yang lahir di Desa Kramatwatu, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, tepatnya pada 8 Desember 1886 dan meninggal dunia di Jakarta pada 12 November 1960, yang merupakan Guru Besar dan Profesor pertama di Indonesia.

Husein Djajadiningrat tercatat sebagai orang Indonesia kelahiran Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten, pertama yang meraih gelar doktor dan profesor. Ia kuliah hingga meraoh gelar doktor di Universitas Leiden Belanda pada 3 Mei 1913, dengan disertasi yang berjudul “Critische Beschouwning van de Sedjarah Banten” (Tinjauan Kritis Tenrang Sejarah Banten) yang dinilai sebagai Historiografi Modern di Indonesia.

Sementara itu, di kalangan para sejarawan, Husein dikenal sebagai “Bapak Metodologi Penelitian Sejarah Indonesia” Ia juga tercatat sebagai Penanggungjawab surat kabar bulanan berbahasa Sunda “Sekar Roekoen” yang diterbitkan oleh “Perkumpulan Sekar Roekoen”.

Sedangkan leluhur Husein Djajadiningrat bernama Aria Wirasuta, seorang anak Puun Baduy Cibeo, Kabupaten Lebak, yang pernah diangkat oleh Sultan Ageng Tirtayasa Banten menjadi Punawakawan dan Prajurit. Husein Dajadiningrat ialah putra Bagoes Djajawinata (1854-1899), Wedana Kramatwatu dan Bupati Serang kelahiran Pandeglang. Ibu Husein bernama Ratu Salehah kelahiran Cipete, Serang.

Adapun kakak Husein adalah Pangeran Ahmad Djajadiningrat, yang meneruskan jejak ayahnya sebagai Bupati Serang, pada tahun 1900-an. Sementara kakak Husein satunya lagi bernama Hasan Djajadiningrat merupakan tokoh Sarekat Islam (SI) yang cukup berpengaruh di wilayah Jawa Barat pada masa awal pergerakan nasional.

Husein Djajadiningrat mempersunting salah seorang penggemar sastra dan seni, BR. Ayu Partini, putri sulung dari Mangkunegara VII. Istri Husein pernah menulis beberapa novel antara lain yang paling termasyhur yakni, Widyawati, Hasta Cerita, Sepasar dan Satu Malam, dengan nama samaran Arti Purbani.

Sekitar tahun 1924, Husein diangkat menjadi Guru Besar di “Rechtshoogeschool te Batavia” (Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta) dan memberikan kuliah tentang Hukum Islam, bahasa Jawa, Melayu, dan Sunda. Kemudian pada tahun 1935 dan 1944, Husein diangkat menjadi anggota Dewan Hindia.

Selama bertahun-tahun Husein pernah menjadi konservator naskah (manuskrip) di “Bataviaasch Genootschap can Kunsten en Wetenschappen” (Perkumpulan Masyarakat Pencinta Seni dan Ilmu Pengetahuan).

Pada tahun 1940, Husein menjabat sebagai Direktur Pengajaran Agama. Pada zaman Jepang menjadi Kepala Departemen Urusan Agama. Tahun 1948, ia lalu diangkat menjadi Mentri Pengajaran, Kesenian, dan Ilmu Pengetahuan pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Tahun 1952, Husein menjadi Guru Besar Fakultas Sastra Universitas Indonesia (UI) Jakarta.

RELATED ARTICLES

Andi Dian Putra, Calon DPR RI Partai Demokrat Bersuara Lantang

Reportase : H. Mubayyan.                                Editor : Hairuzaman Cilegon - Kabar...

Sepak Terjang Anies Baswedan, dari Akademisi hingga Politisi

Editor : Hairuzaman. Jakarta - Kabar Expose.com | Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan berbincang dengan anak dan orang tua di kawasan hari bebas kendaraan bermotor...

Gaya Busana Ikonis Retno Marsudi, Sepatu Beda Warna Bikin Heboh

Editor : Hairuzaman Jakartav - Kabar Expose.com | Di tengah sepak terjang selama menjabat sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu), ada satu hal yang tidak bisa dipisahkan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Menteri ATR/Kepala BPN Dapat Nasihat Soal Pertanahan dan Tata Ruang Dari KH. Ma’ruf Amin

Reportase : Ahmadin.                                  Editor : Hairuzaman. Jakarta - Kabar...

Aktivis Muda Apresiasi Pemeliharaan Jalan di Desa Cirumpak yang Digarap UPT 6 Kabupaten Tangerang.

Jamin, Aktivis Muda Apresiasi Pemeliharaan Jalan di Jalan Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Yang di Kerjakan UPT 6 Wilayah Kabupaten Tangerang Kabupaten Tangerang, Kabarexpos.com - Pemeliharaan...

Audensi Dugaan Perselingkuhan ASN di DP3AP2KB Lebak, Ormas GAIB Tindak Lanjuti Hasil Audensi

Audiensi Dugaan Perselingkuhan ASN Di DP3AP2KB Lebak, Ada Perbedaan Penafsiran Soal Status "NS" Ormas GAIB Tindaklanjuti Hasil Audiensi. Lebak - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ormas GAIB...

Harga Beras Naik, Masyarakat di Lebak Selatan Mengeluh

Harga Beras Mahal Warga Masyarakat Tidak Bisa Makan Siang Hari   Lebak -Kabar expos com  Akibat harga beras melambung tinggi masyarakat tidak Di Khawatirkan tidak bisa...

Recent Comments