Agen BRI-link Cipaeh Tengah Desa Gunung kaler: “Semua RT di Kecamatan Gunung Kaler Kolektif Kartu KPM”

0
228

KabarExpose.com, Kab-Tangerang                   -Tim Media Kabarexpose.com melakukan sosial kontrol di dalam penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sekarang menjadi Bantuan Sosial Pangan (BSP) di wilayah Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang-Banten, tepatnya di Agen BRI-link Kampung Cipaeh Tengah Rt 13/04 Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler, Kamis 11/06/2020 pkl 09:32 wibb.

Dalam hasil sosial kontrol dan pantauan tim Media Kabarexpose di lapangan. Agen BRI-link Wahyudin mendistribusikan atau menjual beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program sembako, beras yang berukuran 10kg.

Sementara itu dikatakan Faizal ketua Tenaga Kesehjatraan Sosial Kecamatan (TKSK) beberapa waktu lalu mengatakan kepada Media Kabarexpose, Kami sudah menghimbau kepada Agen BRI-link atau E-Waroeng yang menangani program BPNT atau program sembako. Wajib mendistribusikan/menjual beras kepada KPM berukuran 12kg kualitas premium.

“Kalo ada Agen BRI-link atau E-Waroeng mendistribusikan atau menjual beras kepada KPM dibawah 12kg. Berarti Agen tersebut menyalahi aturan yang sudah di tentukan,” terangnya.

Wahyudin Agen BRI-link Desa Gunung Kaler ketika di konfirmasi Media Kabarexpose mengatakan, adanya pengumpulan, pengolektipan kartu milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang di lakukan oleh RT, kalo mau di usut mah semua, saya mah hanya sisa, RT Gunung Kaler semua. RT sama Mada’i semuanya saja mengolektif kartu.

“Makanya kalo ngusut tuh yang nggak benar, buktinya di lapangan semua RT mengolektif mengumpulkan kartu, tidak ada yang ngusut. Pokoknya semua kalo mau di usut-usut mah semua di Kecamatan Gunung Kaler yang ada RT nya semua melakukan pengolektipan kartu milik (KPM). Bahkan sampai ada yang marahin, dimarahin sama RT nya lah mau di blokir,” cetusnya kepada Media.

Sementara itu di katakan Mada’i warga Desa Gunung Kaler yang juga menjabat sebagai Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) ketika di konfirmasi mengatakan, terkait pengolektifan kartu KPM yang di lakukan dirinya dengan RT. Bahwa itu tidak benar, ada juga pada waktu itu di Desa Gunung Kaler, ada bantuan program perluasan (BPNT). saya makai RT karena data ada di Desa, waktu itu RT suruh tampil karena ada perluasan kartu, nih data nya RT kawalin masyarakat itu, sampai tidak ke ambil. Di kawalah sama saya sampai di antar ke Bank BRI Kronjo dan Kresek, selain itu mah tidak ada.

“RT Masigit itu Mustapa sepengetahuan saya pengolektifan kartu itu tidak ada, karena ini namanya persaingan dagang antara sama Agen BRI-link itu saling bersaing. Ada juga pada waktu pertama itu ngambil warga, saya bawa ke BRI Kronjo yang tidak ke ambil kartunya di Kantor Desa, saya yang ngawal. Agen BRI-link yang ada di Desa Gunung Kaler ada dua, satu yang ada di kp Carenang bernama Salman, dan kp Cipaeh Tengah bernama Wahyudin,” terang Mada’i kepada Media Kabarexpose di tempat Kantor Desa Gunung Kaler.

(Shni/Mksn/Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here