Budaya  

ALAPAYA Viral dI 5 Negara, Vokalis Bersuara Emas dari Kerinci Jambi Mendunia

Kerinci | KABAR EXPOSE.com —

Lagu daerah Alapaya atau Rentak Kudo Kulabu asal Kerinci, Jambi, mendadak viral dan menggema di 5 negara sekaligus: Indonesia, India, Meksiko, Thailand, dan Malaysia.

Video beredar yang diunggah @jackgarsela (Jack Tea) menunjukkan seorang penyanyi perempuan berhijab dengan suara lantang dan merdu membawakan lagu dengan gaya khas Rentak Kudo, diiringi dentuman bass drum yang kini jadi ikonik.

Lagu yang sempat diberi label SUKETI – GEDUBAK GEDUBUK di versi remix-nya ini ternyata bukan lagu baru. Alapaya adalah musik tradisional Rentak Kudo, musik ritual adat Kerinci yang memiliki ketukan super cepat, magis, dan penuh energi.

Siapa Penyanyi Aslinya?

Lagu berjudul Alapaya adalah milik masyarakat Kerinci, Provinsi Jambi.

Vokalis asli dalam video viral tersebut di komunitas dikenal dengan sebutan Bundo.- Sang Vokalis Alapaya Fenomenal. Beliau adalah penyanyi lokal grup hadroh / seni tradisional Kerinci yang awalnya hanya tampil di acara hajatan dan Festival Budaya Kerinci.

Dalam beberapa video berjudul “Suara Asli Vokalis lagu viral Alapaya” dan “alapaya rantak kudo Kerinci semakin mendunia” para kreator sengaja menampilkan wajah penyanyi aslinya supaya bisa dikenal di seluruh dunia. Pihak grup menegaskan, video dance versi Eropa yang viral itu hanyalah video hiburan, dan tetap menghargai karya asli.

Makna Lagu Dalam

Tidak sekadar hentakan, lirik Alapaya memiliki filosofi dalam. Penggalan lirik “kami alapayah dimula negak bilik, uhang allah jugo dingan ngisii ala padi” dimaknai sebagai pesan moral: manusia bagaikan padi, semakin berisi semakin merunduk.

Dari Hajatan ke Panggung Dunia

Kini, berkat TikTok dan YouTube Shorts, musik yang dulunya hanya terdengar di Desa Sungai Pegeh dan sekitar Danau Kerinci, telah menjadi kebanggaan nasional. Para seniman Kerinci berharap viralnya Alapaya bisa menjadi momentum pelestarian budaya agar tidak diklaim negara tetangga.

“Sehat selalu buat penyanyi asli Rentak Kudo Kerinci, sukses selalu,” tulis salah satu channel yang mengunggah versi origina”. (Hrz/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *