Hari Santri dan HUT ke-118 Kopo, Lagu Hubbul Wathon Minal Iman Bergema di Lapangan Kopo

Reportase : Nono.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

Serang | KABAR EXPOSE.com —

Usai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu legendaris Nahdlatul Ulama (NU) Hubbul Wathon Minal Iman berkumandang di Lapangan Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, pada Senin (26/10/2026).

Lagu Hubbul Wathon Minal Iman diciptakan oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah pada tahun 1916. Ia pula yang menciptakan Shalawat Badar melalui mimpinya pada tahun 1960-an. Sampai saat ini Shalawat Badar setiap hari berkumandang di setiap masjid, surau maupun majlis taklim di seluruh pelosok negeri.

Gema syair cinta tanah air tersebut menggugah suasana. Ribuan peserta yang hadir dari berbagai organisasi Islam, aparatur pemerintah, hingga masyarakat umum tampak khidmat dan serentak menyanyikan lagu yang sarat makna nasionalisme dan keislaman itu.

Dua lagu tersebut menjadi pembuka acara Pelantikan Bersama pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), dan Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kecamatan Kopo ke-118 dan Hari Santri Nasional ke-11 yang digelar Pemerintah Kecamatan Kopo secara swadaya bersama masyarakat.

Hubbul Wathon Minal Iman mengajarkan kepada kita bahwa mencintai tanah air adalah sebagian dari iman. Ini sejalan dengan semangat Hari Santri dan Hari Jadi Kopo, yaitu menjaga agama, menjaga budaya, dan menjaga bangsa.

Camat Kopo, M. Imanudin Mufti, S.Pd.I, M.M., dalam wawancaranya kepada awak media mengatakan, Alhamdulillah, kami Kecamatan Kopo beserta seluruh masyarakat hari ini melaksanakan puncak Hari Jadi Kecamatan.

Ia menjelaskan, seluruh acara ini terlaksana berkat anggaran swadaya masyarakat. Rangkaian kegiatan berlangsung mulai tanggal 24 Oktober 2026 hingga hari puncak.

“Di hari pertama, tanggal 24 Oktober 2026, kami melaksanakan kegiatan MTQ tingkat kecamatan, tilawah remaja, termasuk lomba marhaban. Untuk menjaga budaya yang selama ini ada di kampung-kampung yang mungkin lama-kelamaan mulai terkikis, kami laksanakan juga lomba marhaban,” papar Camat Kopo.

Rangkaian pelantikan berjalan lancar dan penuh khidmat. Para pengurus baru dari MUI, FSPP, dan NU tingkat kecamatan secara resmi dilantik untuk masa bakti mendatang dengan komitmen memperkuat dakwah dan ukhuwah islamiyah di wilayah Kopo.

Suasana semakin haru ketika para pengurus yang baru dilantik mengucapkan ikrar bersama, berjanji akan menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan selalu bersinergi dengan pemerintah dalam membangun masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Serang, mulai dari Asda II, Ketua TP PKK Kabupaten Serang, para Kepala Dinas, Kesbangpol, Bapenda, Kabag Kesra, Ketua Umum MUI Provinsi Banten, Ketua MUI Kabupaten Serang, PCNU, LPTQ, Baznas, serta seluruh organisasi kemasyarakatan se-Kecamatan Kopo.

Ketua Umum MUI Provinsi Banten, Dr. KH. A. Bazari menjelaskan, 85 persen saat zaman penjajahan para santri ikut berjuang dalam mengusir penjajah. Bahkan, yang menyimpan bom di mobil penjajah adalah santri dari pondok pesantren Tebu Ireng.  “Kita harus mempunyai keyakinan bahwa negara ini merdeka karena para santri yang ikut memperjuangkan,” tegasnya.

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan Istighosah Akbar yang dipimpin langsung oleh ulama kharismatik dari Kabupaten Pandeglang, Abuya Muhtadi. Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keberkahan Kecamatan Kopo, dan kemajuan masyarakat.

Lantunan dzikir dan doa yang dipimpin Abuya Muhtadi membuat ribuan jamaah larut dalam kekhusyukan. Lapangan Kecamatan Kopo yang sejak pagi dipadati kegiatan, sore itu berubah menjadi lautan do’a.

Dengan berakhirnya istighosah, seluruh rangkaian peringatan Hari Jadi Kecamatan Kopo ke-118 dan Hari Santri Nasional ke-11 tahun 2026 resmi ditutup, dengan harapan menjadi agenda rutin tahunan yang mempererat persatuan umat dan cinta tanah air.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *