Reportase : Nono
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.
SERANG | Kabarexpose.com –
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pamarayan menggelar acara penutupan pengajian bulanan menjelang puasa ramadhan dan sekaligus selamatan Masjid Ageung Al-Hakim yang berlokasi di Desa Pamarayan Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, pada Jum’at .(7/2/2025).
Tampak hadir dalam acara itu antara lain, Camat Pamarayan, Siti Komariah, SH..M.Si, Ketua MUI Kecamatan Pamarayan, KH.Tata Suharta S.Pd.I, Bendahara Masjid Ageung Pamarayan sekaligus yang menghibahkan tanahnya, dr. Dadang Acep.SKM, Sekretaris Masjid Ageung, H. Aminudin, Kepala Desa Pamarayan, Danramil 0602-20/Pamarayan yang diwakili,Kepala SMPN,1 Pamarayan, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat dan Ibu-ibu Majlis Ta’lim.
Camat Pamarayan, Siti Komariah,vdalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran para tokoh Pamarayan, dalam rangka penutupan pengajian bulanan yang rutin dilaksanakan di aula pendopo kecamatan. Sekarang dialihkan ke Masjid Ageung Pamarayan untuk menyambut bulan suci ramadhan dan sekaligus selamatan Masjid Ageung Pamarayan.
Masih kata Camat, sekarang masyarakat Pamarayan sudah memiliki Masjid Ageung. “Mudah-mudahan Pemeritahan yang berada di wilayah Kecamatan Pamarayan dalam menjalankan tugasnya diberikan kesehatan dan kelancaran,”ucap Siti Komariah.
Ditempat yang sama, Ketua MUI Kecamatan Pamarayan, KH. Tata, mengucapkan terima kasihnya kepada para Ulama dan Umaro, Camat Pamarayan, Kepala Desa dan yang hadir di acara penutupan pengajian bulanan dan selamatan Masjid Ageung Pamarayan.
Menurut ia, hari ini menjadi Jum’at yang penuh berkah dan merupakan wujud syukur. “Karena seperti mimpi yang menjadi kenyataan Kecamatan Pamarayan, sekarang mempunyai Masjid Ageung,yang tepatnya berlokasi di Kampung Pekalongan, Desa Pamarayan,”ujarnya.
Lanjut KH Tata, masjid ini merupakan sarana untuk ibadah dan milik kita bersama. Semoga menjadi sentra untuk perubahan peradaban, meningkatkan pendidikan dan meningkatkan perekonomian dan sosial bagi basyarakat khususnya Pamarayan dan sekitarnya.
Lebih lanjut KH. Tata berharap setelah ada Masjid Ageung dan ada alun-alun, pendopo dan menjadi pusat pemerintahan,
pendidikan, perkartoran. Saya berpesan kepada instansi pemerintahan, masyarakat Pamarayan, menjelang ramadhon untuk menjaga kondusifitas bagi kenyamanan dalam menjalankan ibadah puasa.
Diakhir sambutannya, KH. Tata menambahkan, dirinya dan masyarakat Kecamatan Pamarayan juga merasa prihatin dengan saudara-saudara yang terdampak proyek PIK 2 yang ada di Banten. “Karena itu, kami MUI Kecamatan Pamarayan dengan tegas menolak keras proyek tersebut,” tukasnya.