Reportase : Yuyi Rohmatunisa
Pemimpin Redaksi: Hairuzaman
SERANG | Kabarexpose.com —
Sekretaris DP3AKB Kota Serang, dr. Hikmat Sumantri, M.Kes, mengungkapkan, komitmennya dalam menanggulangi berbagai kasus perlindungan perempuan dan anak serta isu stunting di Kota Serang. Menurut ia, target utama DP3AKB adalah menangani seluruh kasus yang ada, terutama terkait kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan.dan kasus difabel yang semakin meningkat.
“Target adalah melaksanakan atau memproses semua kasus yang ada. Alhamdulillah pada 2024, kami berhasil menangani semua kasus,” ujar dr. Hikmat.
Ia menjelaskan, peningkatan kasus yang terjadi tidak berarti kurangnya sosialisasi, melainkan karena masyarakat lebih memahami bahwa mereka dapat melaporkan kasus-kasus tersebut. Selain itu, DP3AKB juga memiliki fokus khusus pada penanggulangan stunting. Menurut dr. Hikmat, banyak keluarga di Kota Serang yang berisiko stunting dan program inovasi seperti pemberian telur kepada keluarga berisiko stunting telah dilaksanakan sebagai langkah pencegahan.
“Mendata keluarga yang berisiko stunting, baik ibu hamil, menyusui, maupun remaja. Bekerja sama dengan bidan desa, Puskesmas dan kader untuk memberikan pendampingan serta penyuluhan,” jelasnya.
Terkait dengan data stunting, dr. Hikmat menyampaikan bahwa angka stunting mengalami penurunan pada 2023, setelah sebelumnya meningkat pada 2022. “Meski data awal tersembunyi, optimis angka stunting akan terus menurun pada 2024, berkat upaya pencegahan yang intensif,” tambahnya.
Dalam bidang Keluarga Berencana (KB), DP3AKB Kota Serang juga menargetkan peningkatan penggunaan kontrasepsi, terutama di kalangan pasangan usia subur. Menurut dr. Hikmat, untuk mengatasi masalah kontrasepsi, mereka telah menjalin kerja sama dengan beberapa rumah sakit dalam rangka meningkatkan pemakaian alat kontrasepsi. Selain itu, dr. Hikmat menekankan pentingnya sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi dan gizi, terutama bagi remaja dan ibu hamil, guna menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan generasi mendatang.
DP3AKB juga aktif melakukan edukasi di sekolah-sekolah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan anak dan remaja. “Masyarakat Kota Serang semakin sadar akan pentingnya pengetahuan tentang kesehatan dan perlindungan perempuan dan anak.
Dengan pengetahuan yang lebih baik, kami berharap dapat merubah perilaku masyarakat sehingga kasus-kasus kekerasan dan stunting dapat berkurang,” tutup dr. Hikmat.












