Dato’ Abu Ubaidah Kemin : “Perbankan Syariah Harus Lebih Inklusif Bagi Kesejahteraan Umat”

Reportase : Yuyi Rohmatunisa

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman

KOTA SERANG | Kabarexpose.com —

Dalam wawancara eksklusif dengan wartawan, Yuyi Rohmatunisa, di Gedung Islamic Centre Komplek Keraton Surosowan, Banten Lama, Kota Serang, Dato’ Abu Ubaidah Kemin, Founder dan Presiden BANKWAQF International, mengungkapkan, pentingnya pembaruan dalam sistem perbankan syariah. Hal ini dikatakan dalam rangka Musyawarah dan Mudzakarah Ahwa Dunia Wilayah Banten, Jakarta dan Jawa Barat, pada Sabtu, (21/12/2024).

Menurut Dato’ Abu Ubaidah, perbankan syariah perlu di-upgrade menjadi sistem yang lebih inklusif. Hal ini bertujuan agar dapat memberikan manfaat ekonomi yang merata bagi semua kalangan. Baik itu dalam hal pembiayaan maupun penguatan sektor ekonomi umat.

“Kita harus meng-upgrade sistem perbankan syariah kepada model yang lebih inklusif. Hal itu supaya semua pihak terutama umat Islam, dapat merasakan manfaatnya dari segi ekonomi dan pembiayaan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai konsep wakaf yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada hal-hal tradisional. Akan tetapi juga sebagai sistem ekonomi yang dapat memperkuat posisi umat Islam di sektor-sektor vital.

“Kalau mayoritas umat Islam diberikan pemahaman yang benar mengenai ekonomi, seluruh sistem bisa berubah. Wakaf bisa menjadi sistem yang memperkasakan umat,” lanjut Dato’ Abu Ubaidah.

Dalam kesempatan itu, Dato’ Abu Ubaidah menjelaskan, BANKWAQF sedang mengembangkan sistem dan aplikasi yang dapat dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi umat Islam. Melalui platform ini, dana bisa dikumpulkan dan diperkuat untuk berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, pendidikan dan lainnya.

“Ini adalah langkah konkret untuk membebaskan umat dari sistem kapitalis dan ribawi. Dengan sistem yang baik, kita bisa membantu umat dalam kehidupan sehari-hari, mengatasi masalah praktis dan membangun ekonomi yang terus berkelanjutan,” kata Dato’ Abu Ubaidah.

Dengan pendekatan sistematik dan pemahaman yang tepat, Dato’ Abu Ubaidah yakin langkah-langkah ini akan memperkuat keyakinan umat Islam terhadap potensi ekonomi syariah dan membuka peluang untuk perubahan besar yang membawa kebaikan bagi semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *