Serang | KABAR EXPOSE.com —
Akses jalan di Kampung Nangka Bubur, Desa Kedung Soka, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Akibatnya, warga yang sakit atau hendak melahirkan terpaksa ditandu dan digotong beramai-ramai karena kendaraan tidak bisa masuk.
Pantauan awak media di lokasi, Rabu, kondisi jalan berlubang, licin, sempit, dan berada di tebing terjal kawasan pegunungan. Sepeda motor pun kesulitan melintas, apalagi mobil.
Padahal, usulan perbaikan sudah diajukan Pemerintah Kecamatan Puloampel ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang.
Camat Puloampel membenarkan hal itu saat dikonfirmasi via WhatsApp. “Sudah kami sampaikan ke DPUPR Kabupaten Serang. Tahun lalu sudah disurvei, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya.
Warga mengaku kecewa dengan lambannya penanganan.
“Seharusnya pemerintah mendengar aspirasi yang disampaikan melalui kecamatan dan segera menolong kami. Namun hingga kini, Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat seakan tuli terhadap jeritan warga Nangka Bubur,” kata Ayus, salah seorang warga.
Warga juga melayangkan permohonan langsung kepada Bupati Serang. “Turunlah ke lokasi, lihat sendiri penderitaan kami. Bantu perbaiki jalan ini. Apakah warga Nangka Bubur harus terus menderita sendirian?”
Warga menilai jalan adalah urat nadi kehidupan. Jika dibiarkan rusak bertahun-tahun, sama saja pemerintah menelantarkan rakyatnya.
“Kami mendesak DPUPR Kabupaten Serang dan Pemerintah Kabupaten Serang segera bertindak. Jangan tunggu ada nyawa melayang baru bergerak. Warga Nangka Bubur sudah terlalu lama menunggu,” tegas warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari DPUPR Kabupaten Serang terkait kapan perbaikan jalan tersebut akan direalisasikan. (Babay/Red).












