KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Laut Jawa, 5 Orang Tewas dan 225 Selamat

Sumenep | KABAR EXPOSE.com

Tragedi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, atau Laut Jawa mengundang duka mendalam. Kebakaran diduga berasal dari truk pengangkut plastik yang berada di dalam kapal.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (02/08/2026) sekitar pukul 06.00 – 07.00 WIB. Kapal yang melayani rute Surabaya – Makassar itu mengangkut total 271 orang, terdiri dari penumpang dan 40 orang kru.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P.H, menyebutkan sebanyak 5 orang meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Sementara 225 orang dinyatakan selamat.

“Data terakhir, korban terevakuasi 230 dari 271. Dengan kondisi korban selamat 225 dan korban meninggal dunia lima orang,” ujarnya.

Sebanyak 230 orang telah berhasil dievakuasi. Beberapa penumpang dilaporkan bertahan di bagian anjungan dan haluan kapal. Sebagian lainnya memilih melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Kronologi Kejadian

Petugas siaga di Syahbandar Tanjung Perak pertama kali menerima laporan adanya kapal terbakar. PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku pemilik kapal kemudian mengonfirmasi hal tersebut.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nahkoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00 – 07.00 WIB dan setelah itu nahkoda tidak dapat dihubungi kembali,” kata Nanang.

Basarnas kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak untuk memastikan posisi terakhir kapal. Setelah itu, komunikasi dengan nahkoda terputus.

Beberapa kapal di sekitar lokasi segera dikerahkan untuk membantu evakuasi, di antaranya TB Hasnur 26, Kapal Prakarsa Mas, Meratus Pematang Siantar, Tranco Arafura, dan British Mentor. Dua orang korban juga sempat dievakuasi oleh Kapal British Mentor.

Kapal Meratus Project menjadi kapal pertama yang mengetahui posisi KMP Mutiara Sentosa 2. Namun kapal tersebut tidak bisa langsung mendekat karena membawa muatan berbahaya. Meski begitu, kapal tetap membantu proses penyelamatan dari jarak aman.

Fokus Evakuasi

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menyatakan pihaknya memprioritaskan keselamatan penumpang dan kru kapal.

“Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan dengan cepat, aman, dan efektif,” ujarnya.

“Dalam upaya penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget menyiarkan terjadinya kecelakaan kapal, dan selanjutnya berkoordinasi dengan Basarnas,” sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan. Petugas masih fokus pada proses evakuasi dan pendataan korban. (Hrz/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *