Hoby  

Kepala SPPG Wirana 04 Salurkan Hobi Mancing di Kali Mati Panyabrangan

Reportase : Nono.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

SERANG | KABAR EXPOSE.com

Di sela kesibukannya, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 04 Wirana, Desa Wirana, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, Zaeni menyalurkan hobi memancing ikan. Didampingi Ahli Gizi, Arlin. ia memancing di kolam pancing kali mati bendungan lama, Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, pada Selasa (23/6/2026).

“Saya mancing ikan untuk mengisi waktu libur saja. Karena sekarang ini lagi libur sekolah,” ujarnya sambil sibuk merakit kail pancing.

Dulu area kolam pancing kali mati dipenuhi eceng gondok dan sejenisnya. Akibatnya, kali mati bendungan lama tidak bisa dimanfaatkan sebagai sarana untuk memancing.

Namun, berkat kegigihan Roni Jaelani bersama rekan-rekannya, kali mati bendungan lama berhasil dibersihkan dari eceng gondok. Mereka berjibaku membersihkan selama hampir satu bulan hingga aliran air kembali normal.

Kini para pemancing berdatangan satu per satu untuk menyalurkan hobi mereka. Bahkan ada pula yang menghabiskan waktu seharian penuh di kali mati bendungan lama tersebut.

“Silakan mancing ikan sepuasnya dan di sini sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun,” beber Roni.

“Sekarang ini distribusi Makan Bergizi Gratis memang lagi libur. Tapi sebagai Korcam Pamarayan, saya terus melakukan monitoring ke semua SPPG,” imbuh Koordinator Kecamatan SPPG Kecamatan Pamarayan, Sapriyadi, kepada awak media.

Bagi yang ingin sekadar mengusir rasa penat usai bekerja seharian, barangkali memancing ikan di kali mati bendungan lama menjadi salah satu alternatif tujuan. Sejauh mata memandang, kali mati bendungan lama tampak begitu teduh dan di kelilingi oleh rimbun pepohonan.

Sementara tak jauh dari kali mati bendungan lama, tepatnya dibibir kali mati terdapat gazebo untuk berteduh sambil bersantai menyeruput kopi maupun air mineral. Sehingga nyaris para pengunjung tak mau beranjak dan meninggalkan lokasi pemamcingan kali mati bendungan lama tersebut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *