Lebak | KABAR EXPOSE.com —
Kabupaten Lebak, Banten, makin dilirik investor. Pada Triwulan I 2026, sebanyak 212 perusahaan dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) menanamkan modalnya di daerah ini.
Jumlah tersebut mencakup 664 proyek dengan nilai investasi total Rp580 miliar. Realisasi ini bahkan mencapai 206% dari target Rp282 miliar yang ditetapkan.
“Perusahaan yang masuk mampu menyerap 2.856 tenaga kerja lokal,” ujar Analis Kebijakan Madya DPMPTSP Kabupaten Lebak, Robertus Erwin, pada Jum’at (15/5/2026(.
Lima sektor terbesar yang menjadi tujuan investasi adalah:
1. Transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp155 miliar
2. Gas, listrik, dan air Rp126 miliar
3. Perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp98 miliar
4. Hotel dan restoran Rp55 miliar
5. Industri logam dasar dan peralatan Rp29 miliar.
Untuk investasi PMA, Singapura menjadi negara dengan nilai terbesar Rp65 miliar, diikuti Tiongkok Rp30 miliar, Amerika Serikat Rp26 miliar, Korea Selatan Rp7 miliar, serta Malaysia dan Inggris masing-masing Rp5 miliar.
Robertus berharap masuknya investasi ini dapat mendorong pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden No.8 Tahun 2025.
Pemkab Lebak sendiri berkomitmen menjadikan daerah ini sebagai tujuan investasi dengan mengoptimalkan kemudahan perizinan dan promosi potensi daerah.
“Ke depannya kami berharap Lebak semakin dibanjiri investor PMDN maupun PMA,” katanya. (Hrz/Red).












