Sosial  

Nol Besar, Kontribusi Bank BUMN Terhadap Kegiatan Sosial dan Keagamaan

Reportase : H. Mubayyan.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

.Cilegon | KABAR EXPOSE.com

Keberadaan Bank- Bank BUMN yang ada di daerah masih jauh panggang dari api dalam hal kepedulian terutama untuk masalah bantuan anak yatim dan dhuafa.

Baru-baru ini salah satu wadah organisasi para jurnalis misal PJID untuk mendapatkan bantuan dari perbankan masih sulit dengan alasan urusan perbankan di daerah harus izin dari pusat. Lantas untuk apa program Coorporate Social Responsibility ( CSR) yang selama ini disahkan oleh pemerintah susah didapat ketika organisasi wartawan minta bantuan untuk yatim dan duafa.

Pengurus Jurnalis di Kota Cilegon mengirimkan proposal ke Bank BRI, ditolak secara halus. Menurut salah satu karyawan bank BUMN yang enggan disebut namanya, mengatakan, terkait bantuan dana untuk sosial dan kaum duafa, katanya tidak ada anggaran, dan harus izin kantor pusat. Terus sampai kapan hal ini terus berlanjut. Ini juga berlaku di bank lain misal Bank Mandiri, Bank BNI, BSI, sangat susah mendapat akses bantuan untuk kepentingan sosial dan keagamaan.

Aturan ketat perbankan terkait bantuan dana menjadi kendala bagi setiap elemen jika mengajukan permintaan dana untuk kegiatan sosial maupun keagamaan. Pendek kata, keberadaan bank – bank berlabel BUMN di daerah tidak membawa dampak bagi masyarakat sekitar. Hanya Bank Bjb satu – satunya bank yang masih peduli terhadap lingkungan sekitar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *