Sejumlah Pengurus PKBM di Lebak Ngaku Tak Ambil Dana BOP

Reportase : Cecep Efendi.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

Lebak | KABAR EXPOSE.com —

Sejumlah pengelola pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) atau pendidikan kesetaraan / non-formal di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tahun anggaran (TA) 2026, mengaku tidak mengajukan dana bantuan operasional pendidikan (BOP).

“Hasil konfirmasi kami dengan beberapa Ketua PKBM di Kabupaten Lebak, tahun ini mengaku tidak mengajukan dana BOP, sehingga mereka menyelenggarakan proses KBM secara mandiri” kata Maskur, Ketua DPC LSM Dinamika Rakyat, Minggu, 22 Februari 2026.

Meski demikian, menurut Maskur, dengan tidak diajukannya anggaran BOP oleh sejumlah PKBM tersebut, justru menjadi tanda tanya besar, sehingga hal ini patut ditelusuri lebih lanjut kebenarannya.

“Jika tahun-tahun sebelumnya mereka mengajukan, sementara tahun ini malah menolak dana BOP tersebut, justru ini menjadi tanda tanya besar yang perlu kita sikapi bersama, apa penyebabnya, sehingga anggaran tidak diserap” tambahnya.

PKBM yang mengaku tidak mengajukan dana BOP kata Maskur, tersebar di beberapa Wilayah Kecamatan di Kabupaten Lebak.

“Seperti PKBM Bina Hikmah Kecamatan Warunggunung, PKBM Hati Nurani Kecamatan Karanganyar, dan beberapa PKBM lainnya” terangnya.

Lebih lanjut, Maskur menjelaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera menginventarisir, berapa jumlah PKBM di Kabupaten Lebak yang tidak mengajukan Dana BOP tersebut.

“Nanti kami cek lapang terlebih dahulu, untut diinventarisir, ada berapa PKBM yang tidak mengajukan atau tidak menyerap dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) di Kabupaten Lebak, tahun anggaran (TA) 2026” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Awak Media masih berupaya meminta konfirmasi dari pihak-pihak terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *