Penyuluhan Pendidikan di Desa Sukamenak, Tingkatkan Kualitas SDM

Reportase : Nono / Ujang Sutisna.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

Serang |KABAR EXPOSE.com

Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0602/Serang kembali menggelar kegiatan penyuluhan kepada masyarakat. Kali ini, penyuluhan yang mengangkat tema pendidikan dilaksanakan di Kantor Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Senin (16/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah perdesaan.

Kegiatan penyuluhan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, yakni Asep Saepul Rohman, M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan materi mengenai pentingnya pendidikan formal dan non-formal bagi generasi muda, serta peran orang tua dalam mendukung program wajib belajar. Materi ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pendidikan sebagai bekal masa depan.

Hadir dalam acara tersebut Dansatgas TMMD Ke-127 TA 2026 Kodim 0602/Serang, Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M., yang menyatakan bahwa penyuluhan ini adalah upaya TNI untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Kami ingin memastikan bahwa pembangunan infrastruktur yang sedang kami kerjakan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas masyarakatnya, terutama di bidang pendidikan,” ujarnya.

Kepala Desa Sukamenak, Roni Syahroni, menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif dari Satgas TMMD. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warganya untuk menambah wawasan dan semangat dalam menyekolahkan anak-anak mereka. “Kami berterima kasih kepada TNI dan Dinas Pendidikan yang telah peduli dengan kemajuan pendidikan di desa kami,” tuturnya.

Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Sukamenak semakin termotivasi untuk memprioritaskan pendidikan. Kegiatan non-fisik seperti ini akan terus dilaksanakan selama masa TMMD Ke-127, sebagai wujud komitmen TNI dalam membangun desa tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga dari segi mental dan intelektual masyarakat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *