Oleh : Hairuzaman.
(Penulis Buku dan Praktisi Pers)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto, ternyata dapat menyerap puluhan ribu tenaga kerja. Sehingga dapat menekan angka pengangguran yang jumlahnya kian membengkak.
Selain itu, MBG juga memberikan asupan gizi makanan bukan hanya bagi anak-anak sekolah. Akan tetapi juga menyasar terhadap ibu hamil dan menyusui, Balita serta kalangan Lanjut Usia (Lansia).
Dampak positif lainnya ialah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setiap hari membutuhkan beras, sayuran, telur, ikan, buah-buahan dan yang lainnya dalam jumlah yang tidak sedikit. Sehingga mempunyai dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama bagi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Terlepas dari berbagai kontroversi yang muncul di tengah-tengah masyarakat, namun itulah fakta yang terjadi di lapangan. Diketahui bahwa masing-masing SPPG setidaknya dapat menyerap 50 orang tenaga kerja. Bisa dibayangkan jika di setiap kecamatan saja berdiri 10 SPPG, maka berapa jumlah tenaga kerja yang dapat terserap di sektor ini se-Indonesia.
Dengan bermunculannya SPPG dinilai menjadi salah satu solusi guna mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. Ketersediaan lapangan kerja oleh pemerintah saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya, SPPG berdiri hampir di setiap desa.
Berdasarkan pengamatan, kalangan pencari kerja (Pencaker) hampir di setiap desa begitu antusias dengan berbondong-bondong mendatangi SPPG untuk melamar pekerjaan. Apalagi persyaratan melanar pekerjaan di SPPG juga terbilang tidak begitu ketat. Sehingga para Pencaker menyambutnya dengan antusias berdirinya SPPG yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto.
Untuk mengatasi persoalan MBG, pemerintah sejatinya melakukan evuluasi guna mencari solusi yang terbaik. Sehingga tidak ada lagi muncul kasus keracunan bagi penerima manfaat pasca mengkonsumsi MBG. Dengan adanya peristiwa tersebut, tentu saja pihak pengelola SPPG juga tidak akan tinggal diam begitu saja. Pihak SPPG harus menjaga kebersihan dan kadar gizi makanan yang akan diproduksi.
Program Presiden Prabowo merupakan solusi dalam menekan angka pengangguran. Berdampak positif bagi perekonomian dan dapat menggairahkan para pelaku usaha kecil dan mikro. Sehingga program MBG selayaknya kita dukung agar terus berkelanjutan. **












