Reportase : Sukardi / Antoni.
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.
Serang | KABAR EXPOSE.com —
Jembatan penghubung antara Desa Pudar dan Desa Damping, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, saat ini kondisinya rusak parah. Bahkan jembatan tersebut beelubang dan membahayakan bagi keselamatan qarga, terutama bagi pengemudi kendaraan.
Kepala Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Bahrudin, melalui voicnot melalui handphonenya, pada Selasa (11/11/2025), menyampaikan bahwa jembatan tersebut sangat vital bagi warga Desa Pudar dan Damping.

Pasalnya, imbuh Bahrudin, jembatan tersebut selain sebagai akses jalan untuk warga menuju sawah dan ladang untuk bertani, juga keperluan anak-anak sekolah, mengaji dan buruh karyawan pabrik serta berbagai aktivitas lainnya. Sekaligus menjadi jalan alternatif bagi warga.
Masih menurut Kepala Desa Pudar, Bahrudin, sebenarnya jembatan tersebut di setiap acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sudah dimasukkan ke data fisik jalan yang rusak dan layak untuk direalisasikan.
“Saya berharap kepada instansi Pemerintah Kabupaten Serang, Provinsi Banten, agar secepatnya jembatan itu segera dibangun dan diperbaiki. Karema untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucap Kades.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0602-20/Pamarayan, Kodim 0602/Ssrang, Serma Dawami, membenarkan jembatan dengam panjang kurang lebih 8 meter dan lebar 4 meter tersebut saat ini kondisinya sudah tidak layak dan berlubang.
Menurut Serma Dawami, biasanya jembatan itu sering dilalui oleh pengendara baik,yang mengangkut hasil panen dan untuk angkutan pupuk bagi para petani. Karena hamparan sawahnya yang cukup luas.
Lebih lanjut, Serma Dawami memaparkan, manfaat jembatan penghubung yang ada di wiilayah Pemerintahan Desa Pudar, itu terutama untuk masyarakat setempat dan warga Desa Damping.
“Selain menjadi jalan alternatif untuk menghemat jarak tempuh menuju ke Kecamatan Jawilan, Cikande dan Jakarta, jalan itu kerap dilintasi oleh kendaraan roda dua dan empat. Karena para pengendara tidak perlu memutar ke Pamarayan yang jarak tempuhnya lebih jauh,” terang Serma Dawami.
Serma Dawami menambahkan, masyarakat sangat mengharapkan akses jembatan itu secepatnya diperbaiki. “Masyarakat merasa bersyukur dan berterima kasih akses jalan sebelum menuju jembatan yang rusak tersebut sekarang sudah di cor dan belum lama selesai pengerjaannya,” bebernya.
Tentunya, kata dia lagi, apabila jembatan itu segera direalisasikan dan diperbaiki, maka masyarakat akan merasa sangat terbantu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.












