Reportase : Ilham Nurdianysah Putra.
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.
Serang | KABAR EXPOSE.com —
Seorang ibu rymah tangga yang berinisial E dan anaknya diduga menjadi korban penyekapan. Aksi penyekapan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Raya Ayip Usman, Perumahan Mandala Citra Indah, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, pada Selasa (11/11/2025).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, menyebutkan, akai penyekapan ini dilakukan oleh perempuan berinisial I dan dilatar belakangi oleh masalah utang piutang dengan suaminya sebesar Rp100 juta. Sebelumnya, I sudah mendatangi perempuan E di kediamannya di Desa Ragas Masigit, Kabupaten Serang, pada Minggu (9/11/2025).
Saat itu, E tidak mengetahui kalau suaminya mempunyai sangkutan utang piutang dengan I. Bahkan E juga membenarkan bahwa suaminya menggunakan nomor rekening miliknya yang digunakan oleh suaminya untuk transaksi.
“Adapun permasalahan suami dengan I, saya tidak tahu-menahu untuk apa uang tersebut. Oarena selama ini suami tidak pernah berbicara apapun terkait hal itu, Memang benar itu nomor rekening milik saya, tapi saya tidak tahu kalau digunakan untuk transaksi dengan I,” ungkap E kepada Kabarexpose.com, pada Selasa (11/11/ 2025).
E juga menjelaskan, dirinya dijemput oleh inisial I dari rumah menuju ke Komplek Mandala Citra Indah Kota Serang. Tujuan penjemputan ini dengam dalih agar suami saya mau menjemput dan keluar dari persembunyianya.
” Iya saya dijemput dari rumah menuju ke rumahnya I. Dia berdalih bahwa suami saya agar keluar dari persembunyianya,” tukas E.
Namun, sambung E, sesampainya di rumah I, saya ditekan agar sang suami menjemput dirinya dan mengancam tidak boleh pulang oleh I. Sedangkan ibu saya saat ini sedang sakit waktu menjemput saya dirumah.
”Saya sudah meminta pulang ke rumah kepada I. Namun I memaksa agar saya tidak pulang supaya suami saya datang ke rumah I, Tak hanya disitu, saya.pun diancam saat meminta pulang. Karena ibu saya sedang sakit. Akan tetapi, I melarang dan tetap menekan saya agar tidak pergi dari rumahnya kendati hanya beberapa hari.
E juga menjelaskan, dirinya juga ditekan untuk menggadaikan Handphone milik anaknya guna membayar utang suaminya tersebut kepada I.












