Sempat Viral Pamer 4 Istri, Wali Kota Prabumulih Disorot Usai Pencopotan Kepala SMPN 1

Prabumulih | KABAR EXPOSE.com

Nama H. Arlan, Wali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, belakangan menjadi sorotan publik usai muncul polemik pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah.

Roni mendadak ramai diperbincangkan pasca video perpisahannya bersama para siswa beredar luas di media sosial.

Dari informasi yang beredar, ia disebut dicopot karena menegur anak Wali Kota yang membawa mobil ke sekolah.

Namun, H Arlan membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan, tidak pernah memberhentikan Roni dari jabatannya.

Menurutnya, teguran yang diberikan lebih terkait kasus lain, yakni viralnya percakapan tidak pantas seorang guru di sekolah tersebut.

Meski demikian, H. Arlan menyampaikan permohonan ma’af atas kegaduhan yang timbul.

“Isu soal anak saya itu tidak benar. Anak saya tidak membawa mobil ke sekolah, justru diantar. Jika polemik ini menimbulkan salah paham, saya sebagai Wali Kota Prabumulih meminta ma’af kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat,” ujarnya dalam sebuah video yang beredar, pada Rabu (17/9/2025).

Profil Wali Kota Prabumulih H. Arlan

Arlan lahir di Ogan Komering Ulu (OKU) pada 30 Maret 1975. Ia merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan H. Basri dan Hj. Husiah.

Meski usianya tak lagi muda, Arlan mengutamakan menyelesaikan pendidikan S1-nya.

Saat ini, ia terdaftar sebagai mahasiswa Ilmu Hukum di Universitas Sjakhyakirti Palembang tahun ajaran 2023/2024.

Sebelum terjun ke dunia politik, Arlan sudah lebih dikenal sebagai pengusaha.

Arlan memulai usahanya dari bawah, bahkan bisnis karet yang dilakoninya sempat bangkrut pada 1997.

Pada 2003, Arlan kemudian bergabung dengan pengusaha karet lain hingga bisnisnya perlahan berkembang.

Saat ini, Arlan memiliki ratusan karyawan dan ribuan mitra dalam bisnis jual beli karet.

H. Arlan adalah seorang pengusaha sukses yang kini menjabat sebagai Wali Kota Prabumulih. Lahir di Bandar Jaya, Kabupaten OKU, pada 30 Maret 1975, Arlan merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara.

Dalam riwayat pendidikannya, Arlan tercatat lulus dari SD Negeri Bandar Jaya Umpam pada 1990. Setelah itu, ia sempat melanjutkan ke SMP Negeri Simpang sebelum akhirnya pindah ke Prabumulih.

Ia menempuh pendidikan SMA di PGRI Kota Prabumulih dan menempuh Program Studi Ilmu Hukum di Universitas Sjakhyakirti Palembang.

Sebelum terjun ke dunia politik, Arlan dikenal sebagai pengusaha karet yang tangguh. Perjalanan bisnisnya tidaklah mudah; ia sempat mengalami kegagalan dan bangkrut pada 1997 saat memulai bisnis karet.

Namun, ia tidak menyerah dan kembali merangkak naik pada 2003. Saat ini bisnisnya berkembang pesat dengan memiliki ratusan karyawan dan ribuan mitra dalam usaha jual beli karet.

Bisnisnya pun merambah ke bidang lain, termasuk kontraktor. Arlan pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Jaya Abadi Prabu dan kemudian sebagai Direktur di perusahaan yang sama.

Kehidupan Pribadi dan di Dunia Politik

Salah satu aspek yang paling menarik perhatian publik dari sosok Arlan adalah ia memiliki empat istri.

Bahkan, keempat istrinya sempat diajak untuk berkampanye bersama saat Pilkada 2024. Arlan menegaskan bahwa ia bertanggung jawab penuh terhadap semua istrinya.

Di dunia politik, Arlan memiliki pengalaman yang cukup beragam.

Ia tercatat sebagai anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di bawah pimpinan Prabowo Subianto, anggota JPC Kota Prabumulih, dan Dewan Penasihat Partai Gerindra Kota Prabumulih. (Hrz/Red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *