Reportase : Nono
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman
Serang| KABAR EXPOSE.com–
Warga Pamarayan saat ini tengah bergotong royong guna membangun jembatan penghubung sebagai akses jalan pintas dari Pasar Pamarayan menuju Masjid Ageung Al-Hakim dan alun-alun Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, pada Minggu (7/9/2025).
Hasil pantauan dari awak media, menyebutkan, jembatan tersebut menggunakan tiang dari kayu yang sangat kokoh dan kuat ditambah dengan anyaman dari bambu yang masa umur bambunya sudah tua dan layak untuk dipergunakan sebagai pijakan para pengguna jalan tersebut.

Adapun anggaran tersebut hasil dari para donatur dan swadaya masyarakat Pamarayan. Jalan tersebut dengan panjang lebih dari 50 meter dan lebar 2 meter. Dalam pengerjaannya warga secara bergotong-royong dan berbagi tugas agar jalan tersebut segera tuntas.
Salah satu tokoh masyarakat yang sekaligus pengurus Masjid Ageung Al-Hakim Pamarayan, H. Didi Sunardi SE, di sela-sela kesibukannya memaparkan, jalan ini akses penghubung yang sangat vital untuk menuju ke Masjid Ageung Al-Hakim dan alun-alun Pamarayan.
Tidak jauh jaraknya dari lokasi yang tadi disebutkan. Karena ada sarana pendidikan seperti.SMPN 1 Pamarayan, Tsanawiyah, SMK Tajimalela dan masih ada sarana pendidikan yang lainnya Sehingga jalan ini bisa menjadi akses jalan pintas anak-anak menuju ke sekolahnya masing-masing.
Akses jalan ini juga bisa mempermudah untuk kegiatan pengajian. Baik itu bagi warga Desa Pamarayan, Kampung Baru, dan Desa Damping. Temasuk pula bagi desa sekitar yang lainnya. Pasalnya, jika amenggunakan jalan yang biasa, mereka bisa menelan jarak tempuh ke Masjid Ageung Al-Hakim bisa mencapai 2 Km. Disini juga akan menjadi sentral keagamaan,olah raga dan lain-lain.
Diakhir pemaparannya,H.Didi Sunardi mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan elemen khususnya masyarakat Kecamatan Pamarayan yang sudah ikut membantu untuk terlaksananya jembatan ini,”paparnya.
Dikesempatan yang sama,H,Kambris S.I.P,menambahkan bahwa masyarakat Pamarayan terutama para jamaah pengajian yang menuju ke Masjid dan kaum muda-mudi yang mau melakukan aktifitas berolahraga di alun-alun sangat antusias dengan adanya jembatan penghubung yang sekarang sedang dalam tahap pengerjaan.
“Jembatan ini sudah cukup lama didambakan oleh semua kalangan masyarakat Pamarayan. Alhamdulillah, berkat partisipasi dari semua pihak mulai dari menyediakan bambu dan kayu ini semua hasil dari para donasi masyarakat Pamarayan,” ucap Kambris.
H. Kambris berharap mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan masyarakat Paamarayan bisa terwujud dan dibantu oleh pemerintah. Ke depannya jembatan ini bisa dibangun secara permanen dan dicor dengan panjang 55 meter.dan lebar 6 meter.
“Saya sepakat apa yang disampaikan H. Didi Sunardi, jembatan ini menjadi akses jalan terdekat menuju Masjid Ageung Al-Hakim dan alun-alun. Selain itu sebagai akses jalan menuju ke sekolah agar anak-anak dapat belajar menimba ilmu,” pungkas Kambris.












