Oleh : HAIRUZAMAN
(Penulis Buku dan Praktisi Pers)
Rakyat muslim di Palestina pada hari raya idul fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi ini tak bisa merayakannya seperti masyarakat muslim di Indonesia. Pasalnya, Israel melakukan serangan secara bertubi-tubi dan membabi-bjta di jalur Gaza saat idul fitri tengah berlangsung di Palestina.
Kebiadaban akibat serangan Israel tak hanya sampai disitu. Tercatat sekitar rattusan warga Palestina tewas secara mengenaskan akibat serangan Israel di jalur Gaza tersebut.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius sekaligus menyisakan luka yang begitu mendalam terutama bagi masyarakat muslim di dunia, termasuk Indonesia.
Prahara yang terjadi di jalur Gaza akibat kebiadan Israel tersebut, bukan hanya menewaskan rattusan rakyat sipil Palestina saja, melainkan telah menggamggu kenyamanan saat rakyat muslim Palestina tengah merayakan Idul fitri 1446 Hijriah usai melaksanakan ibadah puasa ramadhan selama sebulan lamanya.
Suara gema takbir yang berkumandang di Palestina pun akhirnya berubah menjadi situasi yanng sangat mencekam. Ceceran darah rakyat muslim Palestina berserakan akibat serangan yang dilakukan secara terus-menerus sejak sebelum puncak hari raya idul fitri tiba.
Sebagai masyarakat muslim, tentu saja kita sangat menyayangkan adamya insiden berdarah akibat adanya gencatan senjata saat rakyat Palestina tengah merayakan Idul fitri. Tentu saja, masyarakat muslim dunia mengutuk keras tindakan keji dan biadab yang dilakukan oleh Iarael yang dinilai sangat tak berprikemanuaiaan tersebut.












