Reportase : Yuyi Rohmatunisa
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman
KOTA SERANG | Kabarexpose.com —
Kepala SDIT Salam, Dail Ma’ruf, M.Pd dalam wawancara dengan wartawan, Yuyi Rohmatunisa. pada Jum’at, (17/01/2025). menjelaskan, perjalanan berdirinya sekolah SDIT Salam Kota Serang, Banten, yang baru dibuka pada tahun ajaran 2023/2024.
Sekolah bermula dari kebutuhan orang tua dan anak-anak lulusan TK Salam yang menginginkan adanya jenjang pendidikan SD. Proses pendirian SDIT Salam memerlukan waktu. Hal itu mengingat peraturan yang mengharuskan sekolah berjalan setahun sebelum izin proses diberikan, berbeda dengan perizinan dari Kementerian Agama.

Dengan jumlah siswa yang masih terbatas, yaitu, 22 siswa pada tahun ajaran pertama, SDIT Salam menetapkan kebijakan untuk membuka pendaftaran dengan minimal 20 siswa agar dapat memulai kegiatan belajar mengajar (KBM). Dengan memiliki 10 orang guru yang berkompeten. Beberapa di antaranya berpengalaman mengajar di sekolah-sekolah ternama seperti SD Al Azhar dan Al Zahira Kota Serang.
Dail Ma’ruf juga menekankan pentingnya kualitas guru dalam mendidik siswa. Menurut ia, keteladanan yang diberikan oleh guru akan membentuk karakter siswa, baik dalam hal akademik maupun akhlak. Guru yang penuh kasih sayang dan memiliki cinta terhadap anak-anak, diharapkan dapat menjalin hubungan yang baik dengan siswa dan memotivasi mereka untuk terus berkembang.
Sekolah juga mengutamakan pembiasaan nilai-nilai agama, seperti do’a bersama, shalat berjama’ah dan program tahfidz Al-Qur’an. Dengan fokus pada pembelajaran agama, SDIT Salam menargetkan agar lulusan mereka dapat menghafal minimal dua juzz Al-Qur’an, yaitu juzz 29 dan 30. Beberapa siswa bahkan telah berhasil menghafal surat-surat pendek dan menunjukkan kemampuan membaca yang baik.
Selain itu, SDIT Salam juga memberikan perhatian khusus pada perkembangan kemampuan Kognitif (Pengetahuan), Afektif (Sikap) dan Psikomotorik (Perilaku) siswa. Diharapkan, anak-anak yang belajar disini tidak hanya berkembang dalam bidang akademik saja. Akan tetapi juga dalam perilaku sehari-hari yang sesuai dengan nilai-nilai Islami.
Sebagai lembaga pendidikan yang mengutamakan keterjangkauan, SDIT Salam menawarkan biaya masuk sebesar Rp.7 juta dan SPP sebesar Rp.250 ribu per bulan. Sekolah juga menempati tanah wakaf seluas 8.000 meter persegi yang diberikan oleh notaris Zaelani dengan dua syarat utama yaitu, menggratiskan anak yatim dan memberikan diskon khusus bagi siswa dari kalangan tertentu.
Dengan segala upaya dan visi misi yang jelas, SDIT Salam berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan yang berkualitas, terjangkau dan berorientasi pada pembentukan karakter siswa yang baik.








