Wawancara Imajiner dengan Taipan Rakus Aguan, PIK 2 Diujung Tanduk?

JAKARTA | Kabarexpose.com

Belakangan ini nama Taipan Sugianto Kusuma alias Aguan, menjadi terkenal di tengah-tengah masyarakat Banten. Konglonerat yang masuk ke dalam jaringan sembilan naga dan Bos dibalik pembangunan proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 dibawah bendera Agung Sedayu Group (ASG) ini namanya disebut-sebut sebagai otak munculnya kisruh dan gonjang-ganjing PIK 2 di Tangerang, Banten. Untuk mengetahui lebih jauh terkait PIK 2 tersebut, Hairuzaman, melakukan wawancara imajiner dengan Taipan rakus Aguan. Berikut ini hasil petikan wawancara imajiner tersebut.

Tanya :
Apakah benar Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 itu milik anda dan proyek apa yang akan anda kerjakan?

Jawab :
Ya benar. Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di Teluk Naga dan Kecamatan Koaambi, Kabupaten Tangerang, itu proyek milik saya dibawah bendera Agung Sedayu Group. (ASG). PIK 2 merupakan pengembang yang akan membangun kawasan reklamasi seluas 9.000 hektare di wilayah Kabupaten Tangerang dari Kosambi hingga kecamatan Kronjo. Saat ini, pembangunan kawasan bisnis, perumahan dan jasa itu masih di wilayah kecamatan Kosambi dan Teluk Naga.

Tanya :
Berapa investasi yang anda gelontorkan untuk pembangunan PIK 2 tersebut?

Jawab :
Pembangunan proyek PIK 2 di Kabupaten Tangerang ini diprediksi bakal menelan anggaran sebesar Rp.40 Triliun.

Tanya :
Untuk memuluskan bisnis PIK 2, kabarnya anda menggunakan kaki tangan anda untuk melakukan intimidasi, mengurug lahan milik warga dengan harga yang murah berdalih PSN?

Jawab :
Untuk mengeruk keuntungan yang berlipat dan mengumpulkan pundi-pundi kekayaan, terpaksa harus saya lakukan. Namun patut diingat, dalam pembebasan lahan warga itu banyak calo-calo dan mafia tanah yang bergentayangan untuk meraup keuntungan. Akibatnya, warga pemilik lahan merasa.dirugikan. Ada yang hanya diberi ganti rugi Rp 50 ribu dan ada pula yang hanya Rp 30 ribu per meter. Sehingga menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah masyarakat. Terkait Proyek Strategis Nasional (PSN), sebenarnya pemerintah akan membangun di lahan milik negara. Sehingga lahan PSN itu tidak ada transaksi jual beli lantaran lahannya memang milik negara. Hanya saja kebetulan lokasi PIK 2 itu bersebelahan dengan PSN. Sehingga para calo-calo dan mafia tanah memanfaatkan situasi itu dengan dalih seolah-olah PIK 2 itu PSN.

Tanya :
Berdasarkan statmemt Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, PIK 2 itu hanya mengantongi izin sekitar 1.755 hektare lahan saja. Namun faktanya melebihi izin yang diberikan pemerintah. Jadi, perluasan lahan PIK 2 itu dinilai illegal?

Jawab :
Saya mencoba menyiasati PIK 2 dengan membebaskan lahan seluas mungkin dan dengan harga yang dibawah standar. Sehingga Agung Sedayu Group (ASG) bakal meraup untung yang berlipat.

Tanya :
Sekarang lagi kisruh masalah adanya pemagaran laut sepanjang 30 km lebih, apakah itu PIK 2 yang melakukannya?

Jawab :.
Betul. Itu pekerja PIK 2 yang melakukan pemagaran sepanjang 30 km lebih di beberapa titik di wilayah Kecamatan Kosambi hingga Kronjo. Nantinya lahan itu bakal diurug dan akan menjadi perluasan PIK 2 tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Tapi sekarang pemerintah melalui KKP melakukan penyegelan atas perintah Presiden Prabowo Subianto. Jadi, apa boleh buat, terpaksa saya pasrah saja apabila pagar pembatas di laut Banten utara itu akan dibongkar paksa oleh pemerintah.

Tanya :
Berbagai elemen masyarakat mendesak kepada pemerintah agar PIK 2 dibatalkan, komentar anda?

Jawab :
Kalau itu sudah keputusan pemerintah, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi Said Didu Cs saat ini tengah melakukan gugatan ke ranah hukum. Akan tetapi, masih ada peluang dan celah bagi Agung Sedayu Group (ASG). Sebab, supremasi hukum di Indonesia itu masih lemah dan hanya slogan belaka. Faktanya, oknum Jaksa maupun Hakim masih bisa untuk disuap. Contohnya, kasus mega korupsi Rp.300 Triliun yang pelakunya hanya diganjar 6,5 tahun oleh oknum hakim. Hukum di Indonesia itu masih tumpul ke atas dan lebih tajam ke bawah.

Tanya :
Bagaimana kalau PIK 2 dibatalkan pemerintah karena merugikan banyak pihak?

Jawab :
Keputusan itu ada di tangan pemerintah. Tapi saya akan terus berusaha untuk mempengaruhi dengan kekuatan yang saya milki. Saya akan melakukan berbagai cara. Termasuk menggunakan para buzer untuk menggiring opini publik dengan dalih PIK 2 itu akan menyerap banyak tenaga kerja, menyokong APBN dan APBD serta berbagai dalih lainnya.

Tanya :                                                                            PIK 2 saat ini mulai terancam dibatalkan dan berada diujung tanduk karena saat ini anda ditinggalkan para oligarki, termasuk mantan Presiden Jokowi. Komentar anda?

Jawab :                                                                      Semua itu resiko dalam berbisnis.Gejolak di masyarakat yang menolak kehadiran PIK 2 sudah tak terbendung lagi. Namun sekali lagi, semua itu keputusannya berpulang kepada Presiden Prabowo Subianto.Saya hanya bjsa pasrah. *”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *