Reportase : Yuyi Rohmatunisa
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman
KOTA SERANG | Kabarexpose.com —
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang kembali meraih penghargaan atas kontribusinya dalam pembayaran zakat terbanyak, terbaik dan unggul se-Kota Serang.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Baznas Kota Serang dalam rangka Milad Baznas ke-14 dan Rakorda UPZ Tahun 2024 yang diadakan di Le Semar Hotel. Kota Seramg, pada Selasa (31/12/2024).

Dalam wawancara khusus kepada Yuyi Rohmatunisa wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Dr. H. TB. Suherman, M.Pd., mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterima oleh instansinya.
Ia menyampaikan, “Terima kasih kepada Baznas Kota Serang yang telah memberikan Penghargaan zakat terbanyak, terbaik, dan unggul se-Kota Serang.
Kami akan terus berupaya mendorong seluruh pegawai di Dinas Pendidikan, para guru, dan kepala sekolah untuk terus meningkatkan pembayaran zakat melalui Baznas Kota Serang.”
Suherman menambahkan, pembayaran zakat melalui Baznas memberikan dampak positif yang langsung dirasakan, terutama dalam mendukung program-program yang berkaitan dengan anak-anak yang tidak bersekolah. “Manfaat zakat yang dibayarkan oleh kami melalui Baznas, sebagian besar dikembalikan untuk mendukung program pendidikan anak-anak yang tidak sekolah, seperti pembelian seragam, kaos olahraga, dan alat tulis. Ini sangat membantu untuk kelancaran program anak tidak sekolah di Kota Serang,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara Dinas Pendidikan dan Baznas, yang menurutnya telah menunjukkan hasil yang positif. “Kerjasama kami dengan Baznas sangat lancar, dan anak-anak yang tidak sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga Paket C di SKB, dapat tertolong. Mudah – mudahan, Baznas Kota Serang semakin berkembang dan terus berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Suherman, indikator keberhasilan kerjasama ini adalah semakin berkurangnya jumlah anak yang tidak bersekolah di Kota Serang.
“Jika jumlah anak yang tidak bersekolah semakin sedikit, itu berarti kerjasama pendidikan dan Baznas berhasil. Ini juga menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Suherman kembali mengimbau kepada seluruh kepala sekolah dan guru untuk membayar zakat sesuai ketentuan minimal 2,5 persen dari penghasilan.
“Mari kita terus mendukung Baznas dengan membayar zakat sesuai ketentuan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, terutama dalam dunia pendidikan,” pungkasnya.












