Penulis : M. Ishom El Saha. Editor : Hairuzaman
Orang sering sebut mimpi adalah bunga-bunga tidur. Tapi tak sedikit yang memiliki pandangan mimpi bisa jadi petunjuk. Termasuk ketika seseorang bermimpi bertemu atau bahkan berjodoh dengan “fat man” si-gemoy.
Gemoy merupakan ungkapan untuk menyebut anak atau remaja yang berpipi tebal, bertubuh tambun, dan berdaging gloyor. Karena dianggap lucu dan dianggap menggemaskan maka dikatakan “gemesin woiy!” Jadi, gemoy merupakan sebutan bagi orang orang yang berbadan gemuk dan lucu dipandang.
Gemoy sering diidentikkan dengan kebahagiaan dan kesejahteraan. Dengan alasan itu pula dalam kitab “Tafsir Mimpi” seperti karangan ulama bernama Ibnu Sirin maupun An-nabulisi disebutkan bahwa bermimpi bertemu dengan si gemoy menjadi pertanda baik.
Di dalam masing-masing kitab yang ditulis oleh ulama itu disebutkan, bahwa ketika seseorang dalam tidurnya bermimpi bertemu dengan si-gemoy maka tandanya ia akan mendapatkan rezeki nomplok. Begitu pula seorang perjaka/gadis yang bermimpi menikahi si-gemoy, maka dia akan berjumpa dengan pasangan yang berkecukupan dan dapat membahagiakan hidupnya.
Percaya atau tidak mengenai ramalan mimpi itu, maka pada dasarnya tergantung pandangan dan sikap masing-masing pribadi. Tapi, gemoy menjadi pertanda melebihi dari cukup merupakan persepsi kebanyakan orang.
Termasuk ada penjelasan hadits Rasulullah Saw yang menyebut si-gemoy.:
عن أَبي هُريرةَ، عن رَسُول اللَّه ﷺ قَالَ: إِنَّهُ لَيأتِي الرَّجُلُ السَّمِينُ العظِيمُ يَوْمَ الْقِيامةِ لا يزنُ عِنْد اللَّه جنَاحَ بعُوضَةٍ متفقٌ عَلَيه.
Artinya : Dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu yang bersumber langsung dari Nabi Muhammad Saw. Beliau bersabda: sesungguhnya akan dipanggil untuk menghadap di hari kiamat yaitu lelaki gemoy namun tidak berat timbangannya di hadapan Allah SWT melainkan hanya seperti sayap seekor lalat (HR. Bukhari-Muslim)
Penjelasan hadits itu tentu bukan dalam arti kata yang sesungguhnya bahwa ada si-gemoy di hari kiamat, melainkan bentuk makna kiasan. Dalam pengertian besok ketika manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar terdapat orang-orang yang penampilannya layak masuk surga. Akan tetapi pas ditimbang amal perbuatannya rupanya hanya sedikit yang diterima oleh Allah SWT.
Jadi, gemoy merupakan persepsi subyektif tentang kesenangan duniawi. Tafsir mimpi bersama si-gemoy merupakan khayalan –dan kalaupun terwujud– juga sebatas kenikmatan duniawi. Sementara kita tentu ingin mendapatkan, sebagaimana dalam doa yang kita panjatkan, yaitu kebahagiaan hidup di dunia maupun di akhirat. Gemoy di dunia, juga gemoy di akhirat. **





