Kabarexpose.com Lebak – Keberadaan tempat pengolahan mesin somel kayu yang diduga salah satunya milik Kepala desa Cikadu, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak- Banten, tidak beraturan.
Pasalnya ribuan gelondongan balok kayu hasil olahan dari sejumlah somel tertumpuk di sejumlah titik di bahu jalan raya cibeber sehingga jelas sangat mengganggu laju kendara’an yang melintas, terlebih pengguna jalan dari luar daerah, yang tidak hafal dengan kondisi jalan tersebut.
Kondisi jalan yang gelap, karena minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di tambah banyaknya somel kayu yang menggunakan badan jalan, tentunya sangat membahayakan bagi pengendara, baik roda empat (4) maupun roda dua, sehingga hal ini, di duga melanggar aturan semestinya.
Hal ini di sampaikan oleh Salah satu pengemudi yang melintas, inisial DN sa’at dimintai keterangan oleh awak media Rabu, (02/08/2023)
Terkait kayu yang menumpuk yang memakan badan jalan jelas membahayakan pengguna jalan menurutnya, apalagi jalan ini kan gelap dan banyak tikungan tajam.
“Terkait banyaknya kayu yang di tumpuk di bahu jalan, jelas sangat mengganggu pandangan dan membahayakan pengemudi yang melintasi jalan ini kang,” ujar DN
“Tolong kepada pihak berwenang agar dapat menertibkan area sepanjang jalan raya cibeber sukabumi agar bebas dari tumpukan gelondongan kayu, karena sangat riskan akan adanya kecelakaan,” ujarnya.
“Dan saya berharap kepada pihak berwenang, agar secepatnya menindak tegas sejumlah somel yang tak beraturan di bahu jalan, tanpa pandang bulu.” Pungkasnya.
Saat di konfirmasi kepala desa cikadu melalui via washap, Aan mengatakan “saya sudah menegur pak, cuma itu mah kadang – kadang sih pak, enggak tiap hari kalau lagi banyak penuh kalau lagi engak banyak mah kosong, dan kalau somel punya saya mah belah jabar pak, ini mah punya warga dan kalau terkait izin udah ada pak, “ujarnya.
Reporter DDN /Apih.












