GP3B TUDING VOLUME BETONISASI DESA RANCA GEDE DI DUGA SPANYOL

KabarExpose.com, kab-Tangerang

Terrkait proyek betonisasi di Desa Ranca Gede Rt.10 Rw 03, Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang yang di duga dikerjakan asal jadi di soal, pasalnya pihak pelaksana proyek betonisasi di nilai kerjakan proyek asal jadi dan di duga curi kubikasi, bisa jadi lantaran tidak di awasi.

Hal ini di ungkap Wahyu Kabid Investigasi DPP GP3B ( Gerakan Pemuda Pemerhati Pembangunan Banten), Wahyu menyampaikan

“Parah! Betonisasi yang ada di Kecamatan Gunung Kaler ini seakan sudah menjadi tradisi yang di duga ada pembiaran tidak di awasi, pantas saja pihak rekanan dengan leluasa curangi volume kegiatan, kurangi ketebalan lah, seolah terbiasa hal itu dilakukan, tanpa ragu ragu pelaksana lancarkan aksinya seakan sudah profesional dalam cara kurangi kubikasi, dengan kata lain spanyol ( separoh nyolong ), wong pihak pengawasnya saja gaib, seolah sudah kongkalingkong, kalau bukan pembiaran lalu apa istilahnya? iya wajar pihak pelaksana kerjakan proyek asal jadi juga lantaran pengawasnya tidak ada ” ucapnya

Hal senada juga disampaikan Cecep Rohana selaku Ketua DPW Lembaga Aliansi Pemantau Kinerja Aparatur Negara (APKAN)

“Saya bersama tim hadir dilokasi kegiatan, kita sudah ambil dokumentasi kita ukur Bagisting dan kita tarik benang untuk mengetahui tebal beton yang akan digelar, ini saya duga sudah tidak sesuai spek dalam perencanaan, tebal rigit beton saya sinyalir pastinya berkurang, kemungkinan besar ada indikasi korupsi”terang Cecep

Cecep juga menyampaikan “sepertinya ada pembiaran, pekerjaan ini mestinya terawasi secara baik, faktanya kita lihat bersama seakan sudah terbiasa tidak ada pengawasan dari pihak terkait, sehingga dikerjakan asal asal begini, faktual di lapangan batu bescos/agregat hanya dihamparkan tidak ada pemadatan, terhampar seperti pungung kura kura, sekitar 7 cm volume ketebalan beton bisa jadi akan berkurang, faktanya begitu bahkan mungkin lebih dari itu, mereka kerja tanpa alat vibrator, plastic di pasang di pinggir saja, tengahnya hilang ” ungkapnya

Kegiatan betonisasi di Kp.Desa Gede RT 10 RW 03 juga disinyalir curi start, melalui via WhatsApp, Tisna selaku Sekretaris Desa membenarkan bahwa kegiatan tersebut nanti akan diganti oleh DD TA 2020

” Ia… itu anggaran nya blum turun…. berhubung kebijakan lurah dan warga pngn y skrng di bangun y… ia akhir y di bngun skrng pa… Lebar 2,5 meter, tebal 15 cm” ucap Tisna, dan hingga pemberitaan ini terbit pihak pihak terkait belum bisa di temui

(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *