*Program BPNT Di Kecamatan Paku Haji Rawan Pemangkasan*

0
205

KabarExpose.com,Kab. Tangerang

Program sosial Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada bulan Maret 2020 dengan besaran Rp. 200.000,-/KPM di duga sengaja dipangkas.

Seperti hal nya yang terjadi di Desa Buaran Bambu Kecamatan Paku Haji Kabupaten Tangerang, E – Warung milik M.Soleh, terinci nilai belanja sekitaran Rp. 161.500,-/KPM (keluarga penerima manfaat.

M. Soleh mengatakan “Dibulan ini masing masing KPM mendapat 11kg beras, 1 ekor daging ayam, dan 1 kg telur, harga per kg beras Rp.85.00, 1 ekor daging ayam senilai Rp. 35.000,- dan telur Rp. 25.000,-/Kg, nilai bantuannya Rp
200.000,-” ucapnya

Akumulasi nilai belanja per keluarga penerima manfaat (KPM) sekitar Rp. 161.500, + uang jasa gesek/KPM, ini menurut Wahyu selaku Kabid Investigasi GP3B diduga telah terjadi pemangkasan secara sistemik.

“Seperti yang tadi disampaikan M.Soleh, artinya secara ter perinci dari harga jual di E- Warung terjadi pemangkasan sepihak sekitar Rp. 38.500,-/KPM, tadi menurut keterangan M. Soleh uang nya untuk tim, tim apa kami juga tidak ketahui secara jelas, saya duga telah terjadi pemangkasan secara sistemik, jika satu E – Warung melayani 300 KPM, berapa uang rakyat yang sudah mereka telan? “terang Wahyu

Seiring dengan apa yang disampaikan Wahyu, Umar Adi Putra dari Lembaga Perlindungan Konsumen dan Lingkungan (LPKL) menyampaikan

“Keluarga penerima manfaat dari Program BPNT kami sinyalir telah dirugikan, oknum oknum yang diduga sebagai pemangkas hak masyarakat ini mesti di tindak, sungguh tidak boleh mengurang ngurangi hak masyarakat, memahalkan belanjaan, selayaknya sesuaikan antara besaran nilai saldo dengan nilai belanja sesuai harga pasaran”terangnya

(Fahrur Rozi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here