Kota Ssrang| KABAR EXPOSE.com —
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mendorong keberlanjutan Program PKK Mengajar sebagai salah satu upaya memperkuat pendidikan sekaligus membangun ketahanan keluarga. Hal tersebut disampaikan Tinawati usai menghadiri Evaluasi Program PKK Mengajar secara virtual di Kantor PKK Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, pada Kamis (5/11/2026).
Tinawati mengatakan, PKK Mengajar merupakan program yang diinisiasi oleh TP PKK Provinsi Banten dengan menyasar satuan pendidikan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, yakni SMA, SMK termasuk Sekolah Khusus (SKh). Program tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi bentuk kontribusi kader PKK dalam mendukung dunia pendidikan melalui pengembangan 10 Program Pokok PKK.

“Pada dasarnya, kami merupakan kader PKK yang memiliki 10 Program Pokok PKK yang ingin kami kembangkan kembali, khususnya terkait bidang pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya,” ungkap Tinawati.
Selanjutnya Tinawati menjelaskan bahwa evaluasi menjadi momentum penting untuk menghimpun berbagai masukan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan pada pelaksanaan program tahun mendatang. Salah satu perhatian utama adalah pengembangan kegiatan di lingkungan SKH yang memiliki tantangan tersendiri.
Tinawati berharap, PKK Mengajar tidak hanya berlanjut di lingkungan pendidikan yang menjadi kewenangan provinsi, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dan direplikasi oleh TP PKK kabupaten/kota sesuai dengan kewenangannya, mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP.
“Insya Allah kegiatan ini akan berkelanjutan. Mudah-mudahan, siapa pun nanti pemimpinnya pada periode mendatang, kegiatan ini bisa terus dijalankan dan ditularkan, khususnya terkait pendidikan,” katanya.
Lebih lanjut, Tinawati menekankan bahwa penguatan pendidikan dan karakter anak harus dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, pola asuh atau parenting menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Karena itu, kami ingin memperkuat karakter mulai dari rumah. PKK Mengajar hadir sebagai salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan keluarga,” imbuhnya.
Tinawati menambahkan, TP PKK memiliki kader hingga tingkat dasawisma yang dapat menjadi penggerak dalam memperkuat ketahanan keluarga. Peran ibu sebagai fondasi utama keluarga juga perlu didukung oleh ayah sebagai penopang dalam kehidupan rumah tangga.
“Tentunya, anak-anak merupakan bagian yang sangat penting sekaligus kelompok yang sangat rentan. Jadi, kami ingin memperkuat karakter mulai dari rumah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten Gunawan Rusminto mengatakan, evaluasi tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan informasi mengenai kegiatan yang telah dilaksanakan sekaligus menghimpun saran dan masukan untuk pelaksanaan berikutnya.
“Kami berharap program PKK Mengajar dapat terus berjalan secara berkesinambungan dengan menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan dan pengembangan kegiatan ke depan,” katanya. (Hrz/Red)












