Serang | KABAR EXPOSE.com –
Kepala Sekolah PAUD Kober Fiqrussobah, Yurliani, S.Pd., memberikan klarifikasi terkait pelaksanaan program revitalisasi pendidikan di sekolah yang berlokasi di Kampung Sasak Maja, Desa Wirana, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Sekolah tersebut mendapatkan bantuan revitalisasi dari Pemerintah yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 sebesar *Rp296.189.000,00* dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender, yakni Agustus hingga Oktober 2026.

Saat tim media mendatangi lokasi proyek, Yurliani yang didampingi Tim P2SP, Rahmat Hidayat, menyampaikan klarifikasi terkait isu adanya kesalahan spesifikasi material.
“Saya sebagai penanggung jawab revitalisasi pembangunan ini ingin mengklarifikasi terkait adanya isu kesalahan spek. Isu itu tidak benar. Pada saat itu saya sedang tidak berada di lokasi proyek atau di sekolah. Keberadaan saya saat itu sedang di rumah sakit di Jakarta untuk operasi anak saya,” papar Yurliani.
Masih menurut Yurliani, isu yang beredar terkait kesalahan spek menyangkut besi behel. Ia menjelaskan, besi milik pribadi itu secara kebetulan dipesannya bersamaan waktunya dan dijadikan satu lantaran jumlah pembeliannya yang hanya sedikit.
“Besi behel itu saya pesan dari salah satu toko material untuk keperluan membangun garasi mobil. Itu menggunakan uang pribadi dan tidak menggunakan anggaran dari bantuan APBN,”jelasnya.
Yurliani menegaskan, seluruh pelaksanaan revitalisasi PAUD Kober Fiqrussobah akan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi dan aturan yang berlaku dari bantuan APBN. (Tim/Red).












