Lebak | KABAR EXPOSE.com —
Sebanyak 24 titik pekerjaan jaringan irigasi yang dikelola Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, resmi menyelesaikan tahapan Provisional Hand Over (PHO) oleh Tim Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3), pada Selasa (04/08/2026).
PHO dilakukan sebagai pemeriksaan akhir untuk memastikan seluruh pekerjaan telah selesai sesuai spesifikasi teknis, mutu konstruksi, dan ketentuan yang berlaku. Tim BBWSC3 turun langsung ke lapangan untuk mengecek setiap titik sebelum dinyatakan layak serah terima.

Keberhasilan penyelesaian 24 titik irigasi ini menjadi kabar baik bagi petani di Cikulur. Infrastruktur irigasi yang diperbaiki dan dibangun diharapkan dapat melancarkan distribusi air ke lahan pertanian, sehingga produktivitas meningkat dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak.
Perwakilan Tim BBWSC3, Farid, menyampaikan PHO merupakan tahapan penting untuk memastikan hasil pekerjaan memenuhi standar kualitas.
“Kami melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di setiap titik. Alhamdulillah, secara umum hasil pekerjaan sudah sesuai ketentuan. Kami berharap seluruh jaringan irigasi ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dipelihara bersama agar usia layanannya panjang serta mendukung peningkatan produksi pertanian,” ujar Farid.
Senada, H. Nani menegaskan sinergi antara BBWSC3, pengurus P3A, pelaksana, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama semua pihak. Kami mengapresiasi pengurus P3A yang aktif mengawal pekerjaan hingga selesai. Semoga fasilitas irigasi ini benar-benar bermanfaat bagi petani dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” ungkap H. Nani.
Sementara itu, Deden menambahkan, setelah PHO selesai masyarakat dan pengurus P3A diharapkan bertanggung jawab menjaga dan merawat jaringan irigasi.
“Pembangunan sudah selesai, sekarang tugas kita bersama adalah menjaga dan merawatnya. Dengan pemeliharaan yang baik, jaringan irigasi ini akan terus bermanfaat bagi sektor pertanian dalam jangka panjang,” tutur Deden.
Dengan rampungnya PHO di 24 titik P3A Cikulur, sistem pengairan pertanian di Kabupaten Lebak diharapkan semakin optimal untuk mendukung peningkatan hasil panen dan ketahanan pangan. (Ujang Sutisna/Red).












