Jawilan | KABAR EXPOSE.com —
Warga Kampung Nusa RT 01/RW 02, Desa Parakan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, mengeluhkan kondisi Kali Ciberem yang menghitam pekat dan mengeluarkan bau menyengat. Warga menduga pencemaran itu berasal dari pembuangan limbah pabrik di wilayah Jawilan.
Keluhan tersebut terekam dalam video yang beredar pada Minggu, 19 Juli 2026. Dalam video, seorang warga menyebut aliran Kali Ciberem sangat dibutuhkan petani untuk mengairi sawah dan ladang. Namun kini airnya keruh, hitam pekat, dan berbau tidak sedap.
“Ini pencemaran lingkungan yang sangat merugikan masyarakat. Kami minta aparat setempat, RT dan RW, menelusuri dari mana asal limbah yang bikin Kali Ciberem jadi hitam dan bau menyengat,” kata warga dalam video tersebut.
Warga khawatir pencemaran ini berdampak pada hasil panen. Meski tidak dipakai untuk mandi, air Kali Ciberem menjadi sumber utama irigasi. “Kalau airnya yang sudah tercampur limbah pekat dan bau ini dipakai mengairi sawah, bisa-bisa tanaman mati dan petani gagal panen,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Kampung Nusa, H. Saripudin, mendesak Ketua RT dan RW segera bertindak. Ia meminta aparat lingkungan menelusuri sumber limbah yang mencemari Kali Ciberem sekaligus melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pabrik maupun DLH Kabupaten Serang terkait dugaan pencemaran tersebut. (Ujang Sutisna/Red).












