Purwokerto | KABAR EXPOSE.com —
Dalam momentum libur Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, volume penumpang kereta api di wilayah operasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto menunjukkan peningkatan signifikan.
Menjelang libur Tahun Baru Imlek pada Jumat (13/2), tercatat sebanyak 13.213 penumpang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto. Memasuki hari pertama libur Imlek pada Sabtu (14/2), jumlah penumpang berangkat meningkat menjadi 15.203 penumpang.

Sementara itu, data hingga Minggu (15/2) siang, jumlah penumpang yang berangkat pada hari ini tercatat 13.238 penumpang. Angka tersebut masih berpotensi meningkat seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan bahwa terjadi lonjakan pelanggan yang cukup signifikan pada awal masa libur Imlek.
“Pada hari pertama libur Imlek, Sabtu (14/2), jumlah penumpang yang berangkat mengalami peningkatan 52% dibandingkan hari biasa, yang rata-rata melayani sekitar 10.000 penumpang per hari,” jelasnya.
Untuk arus kedatangan penumpang, pada Sabtu (14/2) tercatat sebanyak 18.922 pelanggan turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto. Sedangkan pada Minggu (15/2) jumlah penumpang turun mencapai 18.552 pelanggan, dan angka ini masih dapat bertambah. Angka kedatangan penumpang ini pun mengalami peningkatan 70% dibanding hari biasa rata-rata 11.000 penumpang.
Selama periode libur Imlek ini, Stasiun Purwokerto masih menjadi stasiun dengan mobilitas pelanggan tertinggi, dengan rata-rata sekitar 6.000 penumpang berangkat dan 8.000 penumpang datang setiap hari. Disusul oleh beberapa stasiun lainnya seperti Kutoarjo, Kroya, Kebumen, Cilacap, dan Gombong.
KAI memastikan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, keandalan perjalanan kereta api, hingga pelayanan pelanggan di stasiun.
“KAI mengimbau pelanggan untuk datang ke stasiun lebih awal, minimal 30 menit sebelum keberangkatan, agar proses boarding dapat berjalan lancar dan penumpang tidak tertinggal kereta. Pelanggan juga diingatkan untuk memperhatikan barang bawaan serta tidak membawa barang berlebihan demi kenyamanan bersama,” tutup As’ad. (Hrz/Red).












