Buruh Proyek Pembangunan RKB SMAN 1 Cikeusal Meradang, Hingga Kini Upahnya Belum Dibayar

Serang | KABAR EXPOSE.com —

Buruh Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SMAN 1 Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, meradang. Pasalnya, hingga kini mereka belum menerima sisa upah dari pihak pemborong, CV Putra Birul Walidain.

Hal itu dikatakan salah seorang buruh CV. Putra Birul Walidain, ketika dikonfirmasi wartawan, pada Senin (10/11/2025). Menurut ia, sebanyak 8 orang buruh yang mengerjakan proyek pembangunan RKB SMAN 1 Cikeusal hingga saat ini belum menerima upah dari pelaksana.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi proyek menyebutkan, dari 8 orang buruh tukang, saat ini yang bekerja hanya tersisa 2 orang. Sedangkan sisanya 6 orang lagi mengundurkan diri lantaran hingga kini belum menerima sisa upah.

Diketahui, proyek yang didanai oleh APBD Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten itu menelan dana sebesar Rp.916.798.162, yang dikerjakan oleh CV. Putra Birul Walidain, dengan konsultan pengawas PT. Zhavira Arfha Konsulindo.

Ketika akan dikonfirmasi wartawan, pihak pelaksana proyek pembangunan RKB SMAN 1 Cikeusal selalu tidak berada di lokasi proyek. Termasuk konsultan pengawas.

Diharapkan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten agar turun langsung ke lokasi proyek untuk mengecek pelaksanaan proyek pembangunan RKB SMAN 1 Cikeusal tersebut. (Uci/Red)?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *