Reportase : Ilham Nurdiansyah Putra.
Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.
Serang | KABAR EXPOSE.com —
Pihak Yayasan Al Izzah Kota Serang meluruskan informasi sejumlah wali murid yang menolak pemberian program makan bergizi gratis (MBG) dan pembangunan dapur MBG di lingkungan kantin SD Al Izzah.
Penolakan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto ini sempat viral di media sosial belum lama ini.
“Kami memahami betul kekhawatiran dari orang tua siswa yang menyampaikan keluhannya lewat media sosial. Tapi kami yakin negara atau pemerintah sangat memperhatikan seluruh proses yang dilakukan dalam menyiapkan verifikasi makanan maupun dapur MBG sesuai standar nasional,” ujar Sekretaris Yayasan Al Izzah Serang, Wawan Mulyawan, saat dikonfirmasi, pada Sabtu (20/9/2025).
Wawan mengaku siap menerima saran dan kritikan dari pihak manapun termasuk individu, demi kemajuan dan peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kota Serang.
Ia mengungkapkan, sikap penolakan orang tua siswa terhadap program MBG lantaran mereka belum paham jika dapur yang selama ini menyediakan makanan bagi putra putrinya adalah dapur milik sekolah.
Padahal, menurut Wawan, pihak sekolah sudah lama memiliki dapur dan menyediakan makanan siang untuk 1.500 siswa. Aktivitas ini pun sudah dilakukan selama bertahun-tahun.
“Sebagian mereka memang belum menyadari kalau dapur itu dapur yang ada di sekolah. Sehingga terjadi miskomunikasi,” katanya.
Pihak yayasan juga akan mengevaluasi terkait biaya SPP yang kembali dikeluhkan sejumlah wali murid sejak keberadaan program MBG.
“Dengan adanya MBG ini, maka SPP itu akan dikurangi untuk kebutuhan lain. Nominalnya Rp150 ribu per siswa SD dan SMP Al Izzah. Mulai berlaku paling lambat bulan Oktober 2025, ketika program MBG sudah berjalan di sekolah kami,” katanya.
Yayasan Al Izzah Kota Serang mengaku optimis bisa menjalankan program MBG di lingkungan sekolahnya, lantaran sebelumnya mereka telah menjalankan program serupa dan sudah berjalan tahunan.
Menurut Wawan, program MBG bukan sekedar penyediaan makanan bergizi berstandar nasioanl. Akan tetapi,. menumbuhkan karakter kebaikan yang ditanamkan bagi para pelajar, khususnya yang sekolah di Yayasan Al Izzah Kota Serang.
“Sebelum program MBG bergulir, sekolah kami telah memberikan program makan siang untuk siswa siswi kurang lebih 1.500 murid. Maka kami menyambut baik program MBG dan siap bekerja sama dengan pemerintah” tutupnya












