Reportase : Nono / Roni Jaelani.
Pemimpin Refakai : Hairuzaman.
Serang | KABAR EXPOSE.com —
Kepala Desa Kampung Baru, Urdin, sangat.mendukung Swasembada Pangan Tahun 2025 yang dilaksanakan di wilayah Pemerintahan Desa Kampung Baru, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, pada Selasa (9/9/2025).
Tampak hadir dalam acara itu antara lain, Kepala Desa Kampung Baru, Urdin, Camat Pamarayan, Siti Komariah SH, M,Si, Babinsa Kampung Baru yang mewakili Koramil 0602-10/Pamarayan, Kabaglog Polres Serang, Uka Subekti, Kasatsamapta Polres Serang, AKP Eka Jatnika, Kapolsek Pamarayan, AKP Yusup Ependi, beserta jajaran personel anggota dan para petani.

‘Kepala Desa Kampung Baru, Urdin kepada awak media, menyatakan, kegiatan yang dilaksanakan di wilayahnya itu untuk penanaman jagung serentak.
“Adapun sebelum acara penanaman diadakan do’a bersama dan selamatan yang diikuti oleh Camat, Kabaglog Polres Serang, Kasatmapta.Polres Serang, Babinsa Koramil Pamarayan, Jajaran Pemerintahan Desa, Tokoh masyarakat dan para petani.
“‘Sebelum acara ini dilaksanakan kami bekerja sama dengan Polsek Pamarayan untuk menurunkan alat berat berupaya agar lahan bisa dimanfaatkan dan dikembalikan lagi kepada penggarapnya,” kata Kades.
“Alhamdulillah, dalam pengerjaan lahan selama tiga hari yang menggunakan alat berat eksavator, Setelah diratakan dan sesuai untuk lahan pertanian dengan tanah seluas 2 hektar untuk digarap dan sudah mulai ditanam oleh para petani,” bebernya.
Ia berharap instansi Pemerintah Kabupaten Serang, Provinsi Banten maupun pusat untuk selalu mendorong agar masyarakat Desa Kampung Baru, khususnya Kecamatan Pamarayan bisa berkelanjutan. “Insya allah, dengan adanya penanaman jagung perdana yang ada di Kampung Baru, para petani dalam pengerjaannya bisa maksimal,” ucap Urdin.
Selanjutnya Kepala Desa, Urdin, menambahkan, Pemerintahan Kabupaten Serang, Muspika Pamarayan, Koramil dan Polsek berupaya mendorong untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat. Hal ini agar bisa hidup sejahtera dengan program ketahanan pangan dan semua hasil dari pertaniannya nanti akan dikembalikan lagi kepada warga itu sendiri,” pungkas Urdin.












