Meningkatkan Kualitas Generasi Muda Melalui Program KB di Kota Serang

Reportase : Yuyi Rohmatunisa

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman

KOTA SERANG | Kabarexpose.com —

Penata Kependudukan Keluarga Berencana Ahli Muda DP3AKB Kota Serang, Ratningsih, SE, MM, dalam wawancara dengan wartawan, Yuyi Rohmatunisa, pada Jum’at ,(17/01/2025) mengungkapkan, upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas generasi muda, khususnya di kalangan pelajar.

Salah satu program utama yang tengah dilaksanakan adalah penanggulangan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan stunting melalui kerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada di Kota Serang.

Ratningsih menjelaskan, tujuan utama dari program ini adalah untuk mempersiapkan anak-anak muda yang berkualitas, salah satunya dengan mencegah pernikahan dini. Sebagai bagian dari inisiatif, DP3AKB melibatkan sekolah-sekolah dengan memberikan pembekalan tentang kependudukan dan program Keluarga Berencana. Namun, proses ini tidak berjalan langsung begitu saja, karena koordinasi dengan pimpinan sekolah sangat penting.

“Setiap sekolah harus proaktif dalam kegiatan ini dan mengisi aplikasi yang disediakan. Meski belum sepenuhnya terisi, kami terus mendorong agar seluruh data dan informasi terisi dengan lengkap,” ujarnya.

Sampai saat ini, telah terbentuk sebanyak 15 sekolah di Kota Serang yang terlibat dalam program. Pembentukan ditandatangani langsung oleh Walikota Serang. Setelah pembentukan, diadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pelaksanaan kegiatan terkait stunting dan keluarga berencana.

Ratningsih juga menambahkan bahwa evaluasi terhadap program ini sudah dilakukan dan meski ada beberapa kendala teknis dalam aplikasi yang digunakan, program ini terus diperbaiki. Para koordinator sekolah dan operator yang bertugas pun harus tekun dalam mengisi aplikasi dan mendokumentasikan kegiatan yang dilakukan di sekolah.

Ke depan, DP3AKB berharap agar lebih banyak sekolah di Kota Serang dapat terlibat dalam program ini. Meskipun wilayah yang luas dan jarak yang jauh menjadi tantangan, Ratningsih optimis bahwa kerjasama antar pihak akan memperlancar pelaksanaan program.

“Semoga dengan dukungan yang terus berkembang, kami bisa mencapai target dan menghasilkan generasi muda yang sehat dan berkualitas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *