Warga Desa Muara Ciujung Barat Ditemukan Tewas Gantung Diri

Reportase : Cevep Efendi.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

LEBAK | Kabarexpose.com

Warga Kampung Lebak Saninten RT.02/RW.02 Desa Muara Cujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Muhamad Andi Setiyana, ditemukan tewas mengenaskan dengan cara gantung diri di kamar mandi, pada Selasa (10)12/2024) sekira pukul 04.30 WIB.

Menurut keterangan Kanot Reskrim Polsek Rangkasbitung, IPDA Herman SH, didampingi Bripka Riki Andriana dan Brigpol Hari Abdul S, warga Kampung Daleum Pasir RT.01/RW.02 Desa Kadu Agung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Muhamad Andi Septiyana, ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi.

IPDA Herman mengungkapkan,.adapun kronologis kejadian berawal ketika orang tua korban pulang ke rumah usai ronda malam di kampungnya. Namun, saat tiba di rumah, anaknya minta diantarkan ke kamar mandi untuk buang air kecil. Namun, setiba di kamar mandi, saksi melihat pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup dan terkunci.

Menurut saksi, korban masuk ke kamar mandi sejak pukul 01.00 WIB dinihari. Karena curiga, saksi langsung mendobrak pintu kamar mandi. Setelah pintu kamar mandi terbuka, ternyata korban dalam kondisi tergantung dengan tali yang mengikat ke kayu atap kamar mandi.

Tak ayal, saksi pun menangis histetis. Sehingga terdengar oleh anak-anaknya. Karena merasa kasihan, akhirnya saksi langsung menuju dapur rumah untuk mengambil pisau guna menurunkan korban.Saksi dengan dibantu oleh anak-anaknya berhasil menurunkan korban yang menggantung di kayu atap kamar mandi. Namun, setelah dicek ternyata korban sudah meregang nyawa

Tak lama kemudian, Personel Polsek Rangkasbitung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan cek TKP. Personel Polsek Rangkasbitung dengan dibanntu warga sekitar memindahkan korban ke ruang tengah rumah.

Ayah korban menyatakan, kejadian ini sebagai musibah dan pihaknya menolak anaknya dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan outopsi. Diduga korban tewas akibat terhalangnya udara masuk ke saluran pernapasan yang akibat tali yang mengikat di leher korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *