Warga Desa Pengawinan Keluhkan Lalu-Lalang Mobil Molen Lintasi Pemukiman 

Reportase : Cecep Efendi.
Editor : Hairuzaman

SERANG – Kabarexpose com |

Sejumlah warga merasa resah akibat dampak dari lalu-lalangnya mobil kendaraan berat jenis molen yang masuk ke area pemukiman penduduk di Desa Pengawinan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, pada Kamis (8/8/2024)

Saat ini warga Desa Pengawinan mengeluh lantaran jalan tersebut baru saja selesai dibangun beberapa bulan yang lalu. Namun dengan adanya lalu-lalang kendaraan berat itu khawatir akan berdampak rusaknya kondisi jalan yang baru dibanngun.

Menurut salah satu warga sekaligus Aktivis di Desa Pengawinan, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Samsu,  dirinya minta kepada pihak pelaksana proyek untuk segera datang ke Kantor Kepala Desa Pengawinan. Hal itu supaya pelaksana proyek berkomitmen untuk memperbaiki kembalu apabila ada jalan yang rusak dari dampak mobil molen yang melebihi tonase tersebut.

Sementara itux Kepala Desa Pengawinan, Mas’ud, ketika dihubungi via WhatsApp, pada Kamis (8/82024), pihaknya membenarkan jika mobil berat molen yang mengerjakan halan penghubung Kecamatan Pamarayan dan Bandung, Kabupaten Serang, itu selama Ini belum ada koordinasi kepada pihak Pemerintah Desa Pengawinan

“Saya secara pribadi sangat menyayangkan kepada pihak pelaksana prpyek jalan itu tidak ada itikad baik. Padahal sejatinya pihak pelaksana datang untuk meminta izin dan berkonsultasi terkait dampak lalu-lalang mobil molen di desa kammi. Pasalnya, jalan di Desa Pengawinan menjadi rusak dan yang dirugikan masyarakat Desa Pengawinan,” tandasnya.

Salah satu karyawan proyek jalan penghubung Kecamatan Pamarayan dan Bandung,i saat dikonfirnasi awak media mengatakan, semua keluhan warga itu  akan saya sampaikan lantaran saya hanya pekerja saja.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *