Dia hanya mengatakan pengerahan armada tempur itu ke dekat wilayah Iran hanya untuk berjaga-jaga.
“Anda tahu, kita memiliki banyak kapal yang menuju ke arah itu untuk berjaga-jaga. Kami memiliki armada besar menuju ke arah itu, dan kita akan lihat apa yang terjadi,” kata Trump, pada Jum’at (23/1/2025).
Trump lalu menyampaikan pernyataan bernada ancaman bahwa sesuatu bisa saja terjadi terhadap Iran.
“Saya lebih suka tidak melihat apa pun terjadi, tapi kami mengawasi mereka dengan sangat cermat,” ujarnya.
Ancamannya tersebut terkait dengan demonstrasi rusuh anti-pemerintah yang menelan ribuan korban jiwa. Demonstrasi pecah sejak 28 Desember 2025, memprotes kondisi ekonomi negara itu yang diperparah dengan anjloknya nilai tukar mata uang rial.
“Mereka adalah pembuat onar di Timur Tengah. Mereka bukan lagi pembuat onar di Timur Tengah,” kata Trump. (Hrz/Red).












