Laba 2024 Bank Banten Dikerek Rp.39,33 Miliar

Kinerja Bank Banten Menunjukkan Perbaikan Signifikan.

Pemimpin Redaksi : Hairuzaman.

KOTA SERANG | Kabarexpose.com —

Kinerja Bank Banten menunjukkan perbaikan signifikan yang ditunjukkan dengan beberapa indikator penting seperti laporan keuangan Bank Banten tahun 2024 yang membukukan laba sebesar Rp.39.33 Miliar dibandingkan dengan laba pada tahun 2023 yakni hanya meraup sebesar Rp.26,59 Miliar.

Selain itu, di ikuti pertumbuhan aset dan peningkatan dana pihak ketiga serta penyaluran kredit produktif. Hal ini menunjukkan tremd positif yang mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan (Trust) masyarakat dan mitra terhadap Bank Banten.

Demikian ditegaskan Komisaris Utama Bank Banten, Hairuddin Hasbiuan, ketika memberikan sambutan pada acara HUT ke-9 dan Peresmian Grha Bank Banten, di Jalan Veteran No.4 Cipare, Kota Serang, pada Selasa (29/7)2025). Menurut ia, fokus utama Bank Banten saat ini proses Kelompok Usaha Bank (KUB), terutama dengan Bank Jatim yang saat ini sudah berjalan hampir finish sekitar 97 persen.

Menurut Hairuddin, hal itu merupakan amanat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 12 tahun 2016 tentang kewajiban penyediaan modal minimum bank umum. Semangat bank umum sepertI bank bjb harus mempunyai modal minimum sebesar.Rp.3 Triliun dan Bank Banten belum memiliki modal sebesar itu. Sehingga perlu untuk ber-KUB.

Selain itu, sambung dia lagi, pengelolaan RKUD di Provinsi Banten, saat ini baru Kabupaten Lebak dan Kota Serang, yang RKUD-nya telah dikelola oleh Bank Banten.

Hairuddin menjelaskan, capaian ini tidak datang dengan sendirinya, Ini adalah hasil kerja keras dan komitmen seluruh teman-teman BantenNet yang terus mendorong transformasi kekuatan tata kelola dan menjaga integritas dalam setiap langkah yang diambil. “Kita patut berbangga, tapi juga harus terus berusaha untuk lebih baik lagi. Karena perjalanan Bank Banten masih panjang,” ujarnya.

Dikatakan Hairuddin, Bank Banten harus terus berinovasi dalam bidang IT, memperluas kemitraan. Termasuk pula dengan perguruan tinggi dan lembaga riset agar mampu menjawab tantangan zaman dan menjadi bank kebanggaan bagi masyarakat Banten.

“Kantor baru yang kita tempati adalah sebagai simbol energi baru dan orientasi ke masa depan. Kami berharap kantor ini menjadi pusat sinergi pelayanan terbaik serta pusat ide-ide inovatif yang akan memperkuat posisi Bank Banten di industri perbankan nasional,” terangnya.

Hairuddin menyatakan, kondisi Bank Banten masih kecil. Karena baru merangkak dan akan berlari. Dari semula yang berjalan tertatih-tatih karena kondisi kesehatan yang belum baik. Namun, telah dibuktikan dengan menorehkan keuntungan pada dua tahun terakhir ini. Dari yang semula tahun 2016 hingga 2022, kondisinya rugi. Ini terjadi karena lahirnya Bank Banten ibarat bayi lahir secara tidak normal. Seperti Bank Pembangunan Daerah (BPD) lainnya yang ada di seluruh Indonesia.

Namun, imbuhnya, dengan usaha, upaya dan inovasi yang dilakukan oleh jajaran BantenNet, penyakit itu sedikit demi sedikit dan hari demi hari bisa diperbaiki. Sehingga Bank Banten semakin sehat dan segar.

Hadir dalam acara itu antara lain, Gubernur Banten, Andra Soni, Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, Sekda Banten, Deden Apriandhi, Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, Walikota Serang, Budi Rustandi, Forkopimda Banten dan undangan lainnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *