Pemimpin Redaksi : Hairuzaman
SERANG | Kabarexpose.com —
Hujan yang mengguyur di wilayah Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, kembali memicu terjadinya longsor untuk ketiga kalinya. Longsor terbaru yang terjadi pada Sabtu (5/4/2025) ini menyebabkan alat pendeteksi permukaan air roboh, serta memperpendek jarak longsoran dengan rumah warga yang kini hanya tersisa sekitar satu meter.
Acun Sunarya, warga setempat, mengungkapkan, beberapa bulan lalu longsor sempat terjadi di Kampung Posing, Desa Panosogan. Saat itu, ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak BBWSC3 Banten.
Menanggapi laporan itu, tim darurat BBWSC3 Banten sempat melakukan penanganan awal berupa pengurugan dan pemasangan Geobag. Namun, beberapa minggu kemudian longsor kembali terjadi. Menurut Acun, langkah tersebut belum efektif untuk mencegah longsor susulan.
“Setelah Geobag dipasang, longsor tetap terjadi. Saya sudah melaporkan lagi kejadian tersebut dan meminta solusi yang lebih tepat. Akan tetapi tidak ada tanggapan. Seolah-olah pihak BBWSC3 Banten membiarkan begitu saja tanpa ada penanganan lanjutan,” keluh Acun.
Kini, kata Acun, longsor ketiga kembali terjadi dan merobohkan alat pendeteksi permukaan air. Erosi secara perlahan terus menggerus tanah hingga mendekati pemukiman warga.
Ia berharap Kementerian PUPR, khususnya BBWSC3 Banten, segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi potensi longsor yang semakin mengancam keselamatan warga setempat.
“Kami minta segera dibuatkan Dinding Penahan Tanah (DPT). Karena ini sudah sangat mendesak,” tegasnya.
Acun juga menyayangkan kurangnya kehadiran pemerintah di tengah situasi darurat ini. “Saya sudah beberapa kali mencoba komunikasi. Bahkan datang langsung ke kantor BBWSC3 Banten, tapi sampai longsor ketiga terjadi, belum ada tindak lanjut,” katanya
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, perwakilan dari BBWSC3 Banten Bidang Operasi dan Pemeliharaan menyatakan, pihaknya akan meneruskan laporan tersebut ke tim khusus Satgas bencana.
“Terima kasih atas informasinya, akan kami teruskan ke tim Satgas bencana,” jawabnya singkat.